Kearifan Lokal Masyarakat Gampong Lhok Bot Dalam Tata Kelola Hutan

Muhammad Fazli, 150501034 (2020) Kearifan Lokal Masyarakat Gampong Lhok Bot Dalam Tata Kelola Hutan. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Membahas Tentang Kearifan Lokal Masyarakat Aceh Jaya)
Muhammad Fazli, 150501034, FAH, SKI, 082213540927.pdf
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (15MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kearifan Lokal Masyarakat Aceh Jaya dalam Tata Kelola Hutan (Wujud dan Nilai). Hutan merupakan unsur penting dalam kehidupan, oleh sebab itu eksistensinya wajib dijaga. Hanya saja, kondisi hutan dewasa relatif memprihatinkan. Khususnya di wilayah Aceh Jaya, kerusakan hutan terjadi sekitar 63%. Kerusakan tersebut patut diduga, masih banyak masyarakat yang belum sadar melakukan penebangan liar dan pembakaran hutan. Adapun pertanyaan penelitian Bagaimana wujud kearifan lokal masyarakat Gampong Lhok Bot dalam tata kelola hutan dan nilai kearifan lokal masyarakat dan nilai wujud kearifan lokal pada masyarakat Gampong Lhok Bot sudah sesuaikah dengan Syariat Islam. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Data yang terkumpul dari hasil observasi dan wawancara dianalisis dengan metode deskriptif-analisis. Hasil penelitian. Pertama bahwa wujud kearifan lokal masyarakat Lhok Bot yang hingga saat ini masih eksis ada dua. (1), yaitu pembukaan lahan hutan dijadikan lahan kebun. (2), penebangan pohon untuk dijadikan kayu perabotan rumah. Kedua jenis kearifan lokal tata kelola hutan, spesifiknya memperhatikan beberapa ketentuan. Dalam pembukaan lahan biasanya dilakukan acara kenduri kecil dengan mengundang imam gampong dan tokoh adat, dan adanya pembakaran kemenyan. Dalam penebangan pohon, tidak boleh dilakukan dua waktu, waktu siang dan maghrib. Penebangan pohon juga tidak boleh dilakukan terhadap pohon yang banyak cabang atau rampak dua. Kedua, Terdapat nilai tersendiri dari kearifan lokal tata kelola hutan oleh masyarakat, di antaranya nilai kepercayaan hal ghaib, kepercayaan pada kekuasaan Allah SWT, menghargai wujud kearifan lokal yang sifatnya turuntemurun, dan berusaha selalu ingat hal ghaib. Nilai paling dominan ditonjolkan adalah masyarakat Lhok Bot mempercayai perkara ghaib. Bahkan, kepercayaan tersebut bersentuhan langsung dengan efek negatif bila tidak menjalankan praktik kearifan lokal. Hal ini dipercayai sudah sejak lama dan masih diakui masyarakat. Ketiga Wujud dan nilai kearifan lokal pada masyarakat terkait tata kelola hutan tidak sesuai dengan syariat Islam

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Drs. Husaini Husda, M.Pd 2. M. Thalal, Lc.,M.Si.,M.Ed
Uncontrolled Keywords: Kearifan Lokal, Masyarakat, Tata Kelola Hutan
Subjects: 900 Geography and History
900 Geography and History > 901 Filsafat dan teori sejarah
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Muhammad Fazli Fazli
Date Deposited: 14 Oct 2020 02:30
Last Modified: 14 Oct 2020 02:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/14555

Actions (login required)

View Item View Item
TOP