Pentakwilan Ayat-Ayat Sifat dalam Tafsir al-Kabir Karya Fakhr al-Din al-Razi

Makmunzir, 160303027 (2020) Pentakwilan Ayat-Ayat Sifat dalam Tafsir al-Kabir Karya Fakhr al-Din al-Razi. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Pentakwilan Ayat-Ayat Sifat dalam Tafsir al-Kabir Karya Fakhr al-Din al-Razi]
Preview
Text (Pentakwilan Ayat-Ayat Sifat dalam Tafsir al-Kabir Karya Fakhr al-Din al-Razi)
Makmunzir, 160303027, FUF, IAT, 082274820612 (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Salah satu tema yang paling kontroversial dalam sejarah penafsiran al-Qur`an adalah penafsiran ayat-ayat al-Qur`an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah Swt. Para mufassir salaf dalam menyikapi ayat-ayat sifat cenderung menggunakan tafwīḍ. Berbeda halnya dengan mufassir khalaf, mereka cenderung memahaminya dengan takwil. Salah seorang mufassir yang memahami ayat-ayat sifat dengan menggunakan takwil adalah Fakhr al-Dīn al-Rāzī. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam penafsiran dan pendekatan yang digunakan Fakhr al-Dīn al-Rāzī dalam mentakwil ayat-ayat sifat. Ayat-ayat sifat secara umum sangatlah banyak. Namun yang menjadi fokus penulis disini adalah ayat-ayat sifat yang memberikan prasangka tasybīh kepada Allah Swt. Maka, untuk mengetahui penafsiran Fakhr al-Dīn ar-Rāzī tentang ayat-ayat sifat yang memberikan prasangka tasybīh, penulis memfokuskan pada lima lafaz, yakni: lafaz istawā pada QS. Ṭāhā: 5, lafaz yad pada QS. al-Fatḥ: 10, lafaz wajh pada QS. al-Rahmān: 27, lafaz ‘ain pada QS. Hūd: 37, dan lafaz sāq pada QS. al-Qalam: 42. Lafaz-lafaz tersebut dipilih karena banyak dibahas para ulama dalam karya-karya mereka terutama dalam khazanah Ilmu al-Qur`an dan Tafsir. Sedangkan pendekatan yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif analitis, yakni mendeskripsikan data-data yang ada kemudian menganalisanya secara proporsional. Adapun hasil penelitian ini memberikan fakta bahwa Fakhr al-Dīn al-Rāzī cenderung menggunakan takwil dalam memahami ayat-ayat sifat yakni dengan tidak memaknai makna sebuah lafaz ayat dengan makna yang zahirnya dikarenakan adanya dalil yang tidak memungkinkan untuk memaknai lafaz ayat tersebut dengan makna yang zahir. Hal tersebut terbukti dengan al-Rāzī memaknai lafaz استوى pada QS. Taha: 5 dengan makna menguasai, lafaz يد pada QS. al-Fath: 10 dengan makna nikmat atau penjagaan, lafaz وجه pada Q.S. al-Rahmān: 27 dengan makna Dzat Allah, lafaz عين pada QS. Hūd: 37 dengan makna penjagaan atau pertolongan, dan lafaz ساق pada QS. al-Qalam: 42 dengan makna kegentingan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1 : Dr. Muslim Djuned, S.Ag, M.Ag Pembimbing 2 : Furqan, Lc., M.A
Uncontrolled Keywords: Pentakwilan Ayat-Ayat Sifat, Fakhr al-Din al-Razi, Tafsir Al-Kabir
Subjects: 200 Religion (Agama)
200 Religion (Agama) > 204 Pengalaman, Hidup, Praktik keagamaan
200 Religion (Agama) > 206 Tokoh dan Organisasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Makmunzir Munzir
Date Deposited: 30 Dec 2020 03:46
Last Modified: 30 Dec 2020 03:46
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/15243

Actions (login required)

View Item
View Item