Kehidupan Muslim Minoritas Suku Karo di Kabupaten Aceh Tenggara: Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala

Isenia Saraan, 140501051 (2020) Kehidupan Muslim Minoritas Suku Karo di Kabupaten Aceh Tenggara: Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala. Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[img]
Preview
Text (Kehidupan Muslim Minoritas Suku Karo di Kabupaten Aceh Tenggara: Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala)
Isenia Saraan, 140501051, FAH, SKI, 082374199703.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kehidupan Muslim Minoritas Suku Karo di Kabupaten Aceh Tenggara: Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala”.Status minoritas baik sisi etnis, suku, agama dan ras biasanya menjadi motivasi terjadinya persinggungan dan konflik di tengah-tengah masyarakat. Kajian ini diarahkan pada penemuan beberapa bentuk pola kehidupam serta faktor yang menunjang maupun penghambat kehidupan muslim minoritas suku karo di Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana sejarah penyebaran masyarakat suku karo di Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala Kabupaten Aceh Tenggara, bagaimana pola kehidupan, faktor pendukung dan penghambat hubungan masyarakat muslim minoritas Suku Karo di Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala Kabupaten Aceh Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Jenis penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi lapangan (field research). Data yang terkumpul dari hasil observasi dan wawancara dianalisis dengan metode deskriptif-analisis. Hasil penelitian ada tiga, Pertama, tidak ada data sejarah yang menyatakan secara valid tentang awal mula suku karo di Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala. Hanya saja, sebab suku karo tersebar di wilayah Kecamatan Lawe Sigala Gala atas motivasi ekonomi di bidang pertanian.Kedua,terdapat 2 pola kehidupan masyarakat minoritas muslim suku karo Di Desa Kampung Karo Kecamatan Lawe Sigala Gala Kabupaten Aceh Tenggara, yaitu toleran-pluralis dan kerja sama-gotong royong. Untuk pola toleransi-pluralis, lebih ditekankan pada saling menghormati dan sikap saling menghargai atas pluralitas ajaran agama. Semua kegiatan keagamaan yang dilakukan masing-masing baik dari muslim maupun kristiani, keduanya saling menghormati. Untuk kategori pola kerja sama-gotong royong, ditekankan pada kerja sama dalam mengurus desa, pertanian adat setempat dan semua kegiatan yang menguntungkan semua orang tanpa ada pembedaan status muslim atau non-muslim.Ketiga, analisis penelitian menunjukkan faktor pendukung hubungan masyarakat muslim minoritas Suku Karo ada empat: (1) adanya kesamaan persepsi dan kepentingan, (2) kesamaan suku, (3) adanya keterikatan tali kekerabatan, dan (4) adanya komunikasi yang baik. Adapun faktor penghambathubungan masyarakat muslim minoritas Suku Karo yaitu adanya prasangka individu dalam satu komunitas. Prasangka timbul oleh sebab ada dugaan masing-masing kelompok pemeluk agama memiliki prasangka negatif. Prasangka yang dimaksud seperti adanya anggapan memudarnya esensi kepercayaan, dan dugaan ketakutan adanya Islamisasi ataupun Kristenisasi antara masing-masing pihak

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kehidupan, Muslim Minoritas, Suku Karo
Subjects: 200 Religion (Agama) > 204 Pengalaman, Hidup, Praktik keagamaan
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam > 2X6.15 Kelompok Sosial
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Isenia Saraan
Date Deposited: 15 Feb 2021 04:48
Last Modified: 15 Feb 2021 04:48
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/15914

Actions (login required)

View Item View Item
TOP