Kajian Ekologi Tumbuhan Kayu Lasun (Dysoxylum Alliaceum) Di Pusat Penelitian Ketambe Sebagai Penunjang Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan

Siska Rahayuni, 150207006 (2021) Kajian Ekologi Tumbuhan Kayu Lasun (Dysoxylum Alliaceum) Di Pusat Penelitian Ketambe Sebagai Penunjang Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan. Skripsi thesis, UIN Ar-raniry.

[img]
Preview
Text (Kajian Ekologi Tumbuhan Kayu Lasun (Dysoxylum Alliaceum) Di Pusat Penelitian Ketambe Sebagai Penunjang Mata Kuliah Ekologi Tumbuhan)
Siska Rahayuni, 150207006, FTK, PBL, 085275207261 (1).pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (35MB) | Preview

Abstract

Proses pembelajaran matakuliah ekologi tumbuhan pada materi Interaksi interspesies, sudah membahas beberapa contoh tumbuhan yang melakukan interaksi interspesies, namun belum membicarakan mengenai bentuk asosiasi dan kekuatan asosiasinya. Hal tersebut menyebabkan pemahaman mahasiswa tidak menyeluruh. Tujuan penelitian untuk mengetahui komposisi vegetasi di sekitar tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum), untuk mengetahui asosiasi tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) dengan tumbuhan lain dan untuk mengetahui bentuk dari hasil penelitian kajian ekologi tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) dengan tumbuhan lain di Pusat Penelitian Ketambe yang dijadikan sebagai penunjang pembelajaran pada matakuliah ekologi tumbuhan. Penelitian ini dilakukan di Pusat Penelitian Ketambe pada bulan Juni 2019. Rancangan penelitian menggunakan metode kuadrat, penentuan stasiun ditentukan secara purvosive sampling yaitu berdasarkan ada atau tidaknya tumbuhan kayu lasun ((Dysoxylum alliaceum) dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara non-destructive. Pembuatan petak kuadrat diletakkan sesuai arah mata angina, Timur (1 petak kuadrat), Barat (1 petak kuadrat), Selatan (1 petak kuadrat) dan Utara (1petak kuadrat). Lokasi penelitian di bawah tegakan Kayu Lasun (Dysoxylum alliaceum). Hasil penelitian diperoleh komposisi vegetasi di sekitar tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) memiliki indek nilai penting (INP) berjumlah 296,18%. Indeks keanekaragaman pada seluruh titik pengamatan dapat dikatakan kategori sedang yaitu dengan jumlah (H’)= 2,7249. Pola penyebaran pada seluruh titik pengamatan diperoleh secara mengelompok dengan jumlah nilai indeks Morista Standar (Ip)= 15. Adapun bentuk asosiasi tumbuhan di sekitar tumbuhan kayu lasun (Dysoxylum alliaceum) pada seluruh titik pengamatan didapatkan bentuk positif dan negatif dengan derajat (kekuatan) asosiasi dalam kategori lemah. Bentuk dari hasil penelitian yang sesuai yaitu monograf dan bagian modul praktikum yang dapat menunjang dalam proses pembelajaran ekologi tumbuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat) > 577 Ekologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Biologi
Depositing User: Siska Rahayuni
Date Deposited: 11 Feb 2021 07:36
Last Modified: 11 Feb 2021 07:36
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/15915

Actions (login required)

View Item View Item
TOP