Upaya Rehabilitasi Sosial Bagi Penyalahgunaan Narkotika dalam Persfektif Hukum Islam (Studi Kasus di Yayasan Harapan Permata Hati Kita/ YAKITA Aceh)

Hasnidar, 141209612 (2017) Upaya Rehabilitasi Sosial Bagi Penyalahgunaan Narkotika dalam Persfektif Hukum Islam (Studi Kasus di Yayasan Harapan Permata Hati Kita/ YAKITA Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang rehabilitasi sosial bagi penyalahgunaan narkotika.)
Hasnidar.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mewajibkan setiap pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika menjalani rehabilitasi medis dan sosial yang terdapat dalam pasal 54 Undang-Undang tersebut. Panti rehabilitasi YAKITA yang sering disebut dengan Rumoh Geutanyoe ini bergerak di bidang pemulihan yang bersifat sosial, menekankan kepada empat aspek utama yakni; pemulihan terhadap fisik, mental, emosional dan spiritual. Walaupun demikian masih terdapat perbuatan menyimpang yang dilakukan oleh residen atau pecandu, Seperti upaya melarikan diri. Dalam hukum Islam, rehabilitasi dilihat dalam nash tentang tahapan pelarangan minuman khamar, sehingga diijelaskan dalam maqashid syariah yang mengharamkan khamar untuk memelihara akal. Sedangkan Narkotika dalam Islam disamakan dengan khamar karena sama-sama memabukkan. Uqubat terhadap jarimah khamar adalah didera 40 kali cambukan sesuai yang telah disebutkan dalam as-sunnah dan ijma’. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini yaitu; Pertama, ingin melihat bagaimana proses rehabilitasi sosial yang dilakukan oleh YAKITA Aceh? Kedua, Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap Rehabilitasi sosial yang dilakukan YAKITA Aceh. Dalam penulisan skripsi ini menggunakan metode kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara interview (wawancara), teknik dokumentasi dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa, rehabilitasi yang dilakukan oleh YAKITA sudah membantu dalam pemulihan pecandu, namun proses tersebut masih kurang tepat sehingga pecandu masih beranggapan bisa melakukan pemulihan diluar panti rehabiltias. Diharapkan manager memperbaharui strategi dalam melakukan pemulihan. Proses tersebut terdapat dalam tahapan pelarangan khamar yang disebut sebagai pemeliharaan terhadap akal, sehingga dapat disimpulkan rehabilitasi boleh dilakukan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Khairani, M.Ag; NIP. 197312242000032001; 2. Syuhada, M.Ag; NIP. 197510052009121001
Uncontrolled Keywords: Rehabilitasi Sosial, Penyalahgunaan Narkotika
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.5 Hukum Pidana Islam (Jinayat) > 2X4.59 Aspek Hukum Pidana Islam Lainnya
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Pidana Islam
Depositing User: Users 171 not found.
Date Deposited: 15 Nov 2017 02:29
Last Modified: 15 Nov 2017 02:29
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1614

Actions (login required)

View Item View Item
TOP