Makna Syair Buai Di Simeulue

Lisa Rawia Arina, 150501062 (2020) Makna Syair Buai Di Simeulue. Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[img]
Preview
Text (Makna Syair Buai Di Simeulue)
Lisa Rawia Arina, 150501062, FAH, SKI, 085260170913.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (7MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Makna Syair Buai di Simeulue”. Syair buai ini adalah syair yang dilantunkan dalam Gerakan mengayun anak di masyarakat atau lebih umum dengan menidurkan anak. Di Simeulue buai atau syair adalah seni pertunjukan yang dilakukan oleh beberapa penyanyi dengan menggunakan properti ayunan yang sudah ada sejak dulu dan masih dilestarikan hingga sekarang. Syair-syair yang dipakai dalam buai menggunakan bahasa Minang, karena nenek moyang Simeulue ini adalah asli Minang dan Bahasa yang digunakan hampir sama dengan bahasa Aneuk Jamee. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang dirumuskan menjadi tiga pertanyaan pokok dari penelitian, yaitu: (1). bagaimana bentuk dan makna syair buai? (2). bagaimana eksistensi syair buai di Simeulue saat ini? (3). bagaimana persepsi masyarakat tentang syair buai di Simeulue?. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) sejarah keberadaan syair buai di Simeulue. (2) bentuk dan makna syair buai. (3) eksistensi buai di Simeulue saat ini. (4) persepsi masyarakat tentang syair buai di Simeulue. Dalam penyelesaian skripsi ini, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitis, dan juga berdasarkan pengamatan langsung ke lokasi penelitian, khususnya di Kampung Aie. Tehnik pengumpulan data di lapangan dilakukan dengan cara observasi, wawaancara dan studi perpustakaan. Pemilihan informan dilakukan dengan tekhnik perposif sampiling informan terdiri dari pelaku buai, tokoh adat, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk dan makna syair buai menjelaskan kejadian pada masa lampau, yaitu hidup yang penuh dengan kesengsaraan yang di alami oleh masyarakat. Masyarakat sangat menerima dengan baik syair buai ini sebagai salah satu budaya yang ada di Simeulue walaupun saat ini buai sudah jarang di pentaskan atau didengarkan oleh masyarakat setempat. Dalam sayair-syairnya sangat memiliki makna yang bersejarah bagi masyarakat dan tidak akan pernah terlupakan oleh mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Syair buai, Makna, Simeulue
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.7 Kesenian dan Kebudayaan
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > S1 Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Lisa Rawia Arina
Date Deposited: 26 Feb 2021 03:42
Last Modified: 26 Feb 2021 03:42
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/16182

Actions (login required)

View Item View Item
TOP