Identifikasi Timbulan dan Aliran Material E-Waste Perangkat Telepon Seluler Dari Jasa Perbaikan Telepon Seluler Di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh

Muhammad Nasar. K, 150702097 (2020) Identifikasi Timbulan dan Aliran Material E-Waste Perangkat Telepon Seluler Dari Jasa Perbaikan Telepon Seluler Di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Perpustakaan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Perpustakaan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Identifikasi Timbulan dan Aliran Material E-Waste Perangkat Telepon Seluler Dari Jasa Perbaikan Telepon Seluler Di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh)
Muhammad Nasar. K, FST, TL, 150702097, 085260811564.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pola konsumtif masyarakat dari berbagai golongan terhadap elektronik khususnya telepon seluler dalam memenuhi atau menunjang aktivitas sehari-hari menyebabkan timbulan sampah elektronik (e-waste) terus meningkat yang dihasilkan dari aktivitas perbaikan perangkat telepon seluler. E-waste dari komponen telepon seluler mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) yang apabila tidak dikelola dengan baik dan aman, maka akan berpotensi mencemari lingkungan. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi timbulan, komposisi, pengelolaan dan aliran material terhadap keberadaan e-waste telepon seluler di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Dari hasil penelitian menggunakan pendekatan Standar Nasional Indonesia Nomor 19-3964 tahun 1994 tentang pengukuran timbulan dan komposisi sampah perkotaan yang dilakukan selama 8 hari pada jasa perbaikan telepon seluler di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, didapatkan timbulan e-waste telepon seluler sebesar 1,990 kg/8hari dengan timbulan rata-rata sebesar 0.249 kg/hari, dengan komposisi e-waste berdasarkan komponen penyusunnya terdiri dari Liquid Cristal Display (LCD) 1.178 kg/8hari, bateari 0.767 kg/8hari, konektor charger 0.002 kg/8hari, speaker 0.008 kg/8hari, kamera 0.002 kg/8hari, finger print 0.001 kg/8hari dan terakhir casing 0.034 kg/8hari. E-Waste yang dihasilkan dari aktivitas perbaikan di dominasi oleh komponen Liquid Cristal Display (LCD) dan baterai, dimana berdasarkan literatur LCD mengandung PVC dan senyawa poly brominated diphennyl ethers (PBDE) sedangkan Baterai mengandung bahan berbahaya dan beracun seperti Merkuri (Hg), Mangan, Timbal (Pb), Kadmium (Cd), Nikel (Ni) dan Lithium (Li). Selain data timbulan dan komposisi dari hasil penelitian ini juga didapatkan pula data pengelolaan dan distribusi e-waste perangkat telepon seluler dimana pengelolaan dan distribusi belum dilakukan secara khusus atau baik dan benar. Didapatkan data distribusi aliran material e-waste di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh yaitu sebesar 70% dibuang ke lingkungan, 10% dibawa kembali oleh konsumen sebsar,10% disimpan dan dimanfaatkan kembali untuk aktivitas perbaikan lainnya, dan 10% terakhir dijual kepengepul atau pedagang e-waste.

Item Type: Other
Additional Information: Pembimbing I : Yeggi Darnas, M.T. Pembimbing II : Andika Prajana, M. Kom.
Subjects: 000 Computer Science, Information and System
000 Computer Science, Information and System > 004 Computer Science
600 Technology (Applied Sciences)
600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
600 Technology (Applied Sciences) > 660 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan)
600 Technology (Applied Sciences) > 670 Manufacturing (Pabrik-pabrik, Manufaktur)
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > S1 Tehnik Lingkungan
Depositing User: Muhammad Nasar. K Nasar
Date Deposited: 01 Mar 2021 03:15
Last Modified: 01 Mar 2021 03:15
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/16190

Actions (login required)

View Item View Item
TOP