Pelaksanaan pengawasan terhadap Perawat Perempuan yang Bekerja di Malam Hari Menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Penelitian Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh)

Lisna Dewita, 160106100 (2020) Pelaksanaan pengawasan terhadap Perawat Perempuan yang Bekerja di Malam Hari Menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Penelitian Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh). Skripsi thesis, UPT. PERPUSTAKAAN.

[img]
Preview
Text (Pelaksanaan pengawasan terhadap Perawat Perempuan yang Bekerja di Malam Hari Menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Penelitian Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh))
Lisna Dewita, 160106100, FSH, IH, 082269927768.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan telah mengatur tentang perlindungan hukum bagi tenaga kerja perempuan yang bekerja di malam hari dan pengawasan ketenagakerjaan. Namun kenyataannya, perawat perempuan yang bekerja pada malam hari belum sepenuhnya mendapatkan hak-haknya, seperti tidak disediakan fasilitas antar jemput bagi perawat perempuan yang melakukan pekerjaan di malam hari, tidak menyediakan makanan dan minuman yang bergizi bagi perawat perempuan yang bekerja malam hari sebagaimana yang diatur dalam Pasal 76 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pihak rumah sakit hanya menyediakan makanan berupa makanan ringan seperti susu, indomie, telur dan kopi. Penelitian ini membahas tentang bagaimana pelaksanaan pengawasan yang dilakukan Disnakermobduk Aceh terhadap perawat perempuan yang bekerja di malam hari menurut Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hambatan Disnakermobduk Aceh dalam melakukan pengawasan terhadap perlindungan hukum bagi perawat perempuan yang bekerja di malam hari, langkah dan strategi Disnakermobduk Aceh terhadap pengawasan perlindungan hukum bagi perawat perempuan yang bekerja di malam hari. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengawasan perlindungan hukum bagi tenaga kerja perawat perempuan di malam hari kurang optimal disebabkan karena adanya hambatan seperti kurangnya kepatuhan pemberi kerja untuk mentaati peraturan perundang-undangan. Keterbatasan jumlah Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan yang tersedia di Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh. Langkah dan strategi yang ditempuh Disnakermobduk Aceh ada 7 bentuk tahapan, 2 di antaranya yaitu : melakukan pembinaan penerapan norma kerja, jaminan sosial, perempuan dan anak, dan mengajukan kepada Pemerintah Aceh untuk membuka formasi pengawai pengawas ketenagakerjaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A Pembimbing II : Syarifah Rahmatillah., S.Hi., M.H
Uncontrolled Keywords: Pengawasan, perawat perempuan, malam hari.
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum > 344 Hukum Pemburuhan, Pelayanan Sosial, Pendidikan, Kebudayaan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Lisna Dewita
Date Deposited: 05 Mar 2021 03:57
Last Modified: 05 Mar 2021 03:57
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/16273

Actions (login required)

View Item View Item
TOP