Peran Budaya Sekolah dalam Menanamkan Karakter Peserta Didik Di Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Bener Meriah

Mashuri, 2015037103 (2021) Peran Budaya Sekolah dalam Menanamkan Karakter Peserta Didik Di Madrasah Tsanawiyah Kabupaten Bener Meriah. UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Peran Budaya Sekolah dalam Menanamkan Karakter Peserta Didik DI MTsN Kabupaten Bener Meriah)
Laporan Lengkap Peneitian.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (868kB) | Preview

Abstract

Bangsa Indonesia sampai hari ini masih mengalami krisis karakter dalam berbagai bidang termasuk dalam konteks pendidikan. Krisis karakter dalam dunia pendidikan ditandai dengan meningkatnya pergaulan seks bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi, perkosaan, perampasan, bullying, tawuran dan perusakan milik orang lain. Sejatinya degradasi karakter tersebut tidak terjadi di dunia pendidikan, karena pada dasaranya di lembaga tersebut secara konsisten diajarkan ilmu pengetahuan di samping menanamkan nilai-nilai kepada peserta didik. Untuk mengatasi persoalan tersebut berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, di sekolah di antaranya dapat diterapkan melalui budaya sekolah. Melalui peran budaya sekolah, maka diharapkan berbagai karakter dapat ditanamkan dengan baik kepada peserta didik. Penelitian ini mengggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan mendeskripsikan suatu fenomena apa adanyaMetode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif, yang bertujuan mendeskripsikan suatu fenomena apa adanya. Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan wawancara. Analisis data dilakukan dengan proses data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya sekolah telah memainkan peranya dalam menanamkan karakter peserta didik di MTsN Kabupaten Bener Meriah, di mana peserta didik telah mempunyai karakter disiplin melaksanakan ibadah, seperti shalat dhuha dan shalat zuhur berjamaah. Terbentuknya karakter dermawan melalui bersedekah setiap hari jum’at, terbiasa menghafal al- Qur’an dan hadits. Kemudian terbinanya adab yang baik ketika makan dan minum dengan tangan kanan dan terbangunya karakter tanggung jawab, kejujuran, ketekunan dan percaya diri. Adapun kendala yang dihadapi dalam menanamkan karakter melalui budaya sekolah adalah minimnya fasilitas tempat berwudhuk dan kurang disiplinya sebagian besar guru dan siswa dalam melaksanakan budaya sekolah.

Item Type: Other
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi)
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 373 Pendidikan menengah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Agama Islam
Depositing User: S. Ag, MA Mashuri Mashuri
Date Deposited: 10 Mar 2021 08:29
Last Modified: 10 Mar 2021 08:29
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/16344

Actions (login required)

View Item View Item
TOP