Tinjauan Hukum Islam terhadap Jaminan Asuransi Jiwa pada Pembiayaan Murābaḥah (Suatu Penelitian pada PT. Bank Aceh Syari’ah)

Rouzatul Muna, 160102125 (2021) Tinjauan Hukum Islam terhadap Jaminan Asuransi Jiwa pada Pembiayaan Murābaḥah (Suatu Penelitian pada PT. Bank Aceh Syari’ah). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Tentang Tinjauan Hukum Islam terhadap Jaminan Asuransi Jiwa pada Pembiayaan Murābaḥah)
Rauzatul Muna, 160102125, FSH, HES, 082361164498.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB) | Preview

Abstract

PT. Bank Aceh Syari’ah mengasuransikan pembiayaan nasabah dalam bentuk asuransi jiwa, yang dilakukan sebagai bentuk manajemen risiko yang terjadi akibat gagal bayar disebabkan oleh meninggalnya nasabah di masa pembiayaan berjalan yang dilakukan atas kerjasama PT. Bank Aceh Syari’ah dengan perusahaan asuransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan jaminan asuransi jiwa pada pembiayaan dengan akad murābaḥah di PT. Bank Aceh Syari’ah serta tinjauan hukum Islam terhadap jaminan asuransi jiwa pada pembiayaan murābaḥah di PT. Bank Aceh Syari’ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research) yang selanjutnya penulis analisis menggunakan metode deskriptif analisis. Sehingga ditemukan bahwa pihak asuransi akan mengcover pembiayaan apabila nasabah meninggal dunia di masa pembiayaan berjalan dengan adanya klaim dari ahli waris nasabah. Sebaliknya apabila nasabah tidak meninggal dunia di masa pembiayaan berjalan sementara nasabah telah dapat melunasi pembiayaannya, premi asuransi jiwa yang telah disetorkan ke rekening pihak asuransi tidak dikembalikan lagi dan dianggap sebagai imbal jasa kafālah. Sementara pada kenyataannya risiko meninggalnya seseorang itu merupakan risiko yang tidak tentu, tidak ada yang bisa mengetahuinya. Dari pemaparan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengasuransian pembiayaan dalam bentuk asuransi jiwa yang diterapkan pada PT. Bank Aceh Syari’ah tidak sesuai dengan hukum Islam terkait mekanisme pengelolaan dana asuransi syari’ah. Berdasarkan konsep asuransi syari’ah maka seharusnya pihak asuransi dan bank mengembalikan dana asuransi jiwa yang telah disetorkan oleh nasabah pada awal akad dengan dikurangi dana tabarru’ sebagai dana kebajikan antara sesama peserta asuransi dan imbal jasa kafālah untuk pihak asuransi dan bank.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Rouzatul Muna Muna
Date Deposited: 30 Apr 2021 03:57
Last Modified: 30 Apr 2021 03:57
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/17077

Actions (login required)

View Item View Item
TOP