Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Penyandang Disabilitas di Banda Aceh (Studi Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial dan Hukum Islam)

Rina Rizka, 160102154 (2020) Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Penyandang Disabilitas di Banda Aceh (Studi Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial dan Hukum Islam). Skripsi thesis, UIN AR-RANIRY.

[thumbnail of Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Penyandang Disabilitas di Banda Aceh (Studi Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial dan Hukum Islam)]
Preview
Text (Perlindungan Hukum Terhadap Eksploitasi Penyandang Disabilitas di Banda Aceh (Studi Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial dan Hukum Islam))
Rina Rizka, 160102154, FSH, HES, 081269781314.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Setiap orang berhak untuk mendapat perlakuan yang sama di depan hukum, dan juga berhak untuk hidup terhormat, namun di kalangan masyarakat tertentu sering mendapat perlakuan diskriminatif, seperti yang dialami oleh sebagian penyandang disabilitas, yang didhalimi dan dieksploitasi karena kondisi fisiknya yang tidak sempurna. Bagi sebagian keluarga yang memiliki anggota keluarga cacat, penyandang disabilitas ini tidak dipersiapkan agar mampu mandiri, bahkan dieksploitasi agar mendapat iba orang lain sehingga memperoleh sedekah atau pemberian finansial lainnya. Dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial, penyandang disabilitas ini diproteksi dan diayomi dengan baik, namun dalam implementasinya qanun ini masih dilematis. Hal ini menjadi fokus kajian, yang diformat dalam rumusan masalah yaitu mengapa ada penyandang disabilitas yang mengemis ditempat umum dalam wilayah Kota Banda Aceh, bagaimana pelaksanaan Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial dalam Wilayah Kota Banda Aceh dan perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam wilayah Kota Banda Aceh dilihat dari konsep al-hajru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya bersifat deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan penyandang disabilitas mengemis di tempat umum yaitu, keterbatasan fisik, eksploitasi, tidak tersedianya lapangan kerja dan kurangnya perhatian dari pemerintah. Pelaksanaan Qanun Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesejahteraan Sosial sebagian sudah terlaksana dengan baik yang dibuktikan dengan adanya panti untuk para penyandang disabilitas dan pemberian dana usaha. Namun, masih ada beberapa hal yang belum dapat diwujudkan oleh Dinas Sosial dan perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam wilayah Kota Banda Aceh dilihat dari konsep al-hajru telah dilaksanakan oleh pemerintah, namun upaya pelaksanaannya belum tercapai maksimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Ali Abubakar, M.Ag, Pembimbing II : Ida Friatna, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Perlindungan hukum, Eksploitasi, Disabilitas, Al-hajru
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Rina Rizka Rina
Date Deposited: 04 Jun 2021 04:05
Last Modified: 04 Jun 2021 04:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/17239

Actions (login required)

View Item
View Item