Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Denda Wanprestasi pada Pembiayaan Bai’ bitsaman Ajil di Baitul Qiradh Baznas Madani Banda Aceh

Akbar Mubarak, 120908291 (2017) Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Denda Wanprestasi pada Pembiayaan Bai’ bitsaman Ajil di Baitul Qiradh Baznas Madani Banda Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Muamalah Denda Uang Prestasi)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (665kB) | Preview

Abstract

Sebagai salah satu lembaga keuangan berbasis syariah, Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani dalam sistem operasional yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syari’ah, salah satunya jual beli yang memelihara rukun dan syaratnya yaitu bai’ bi al-tsaman ajil. Namun kadangkala dalam menjalankan transaksi syari’ah, para pihak dihadapkan pada sejumlah risiko yang bisa menyebabkan terjadinya kerugian, risiko tersebut di antaranya bisa disebabkan oleh adanya wanprestasi atau kelalaian nasabah dengan menunda-nunda pembayaran. Hal ini tentunya sangat kontradiktif dengan syari’ah Islam yang sangat melindungi kepentingan semua pihak yang bertransaksi, baik lembaga keuangan syari’ah maupun nasabah, sehingga tidak boleh ada satu pihak yang dirugikan hak-haknya. Karena itu, yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Pertama, proses penetapan denda terhadap keterlambatan angsuran Bai’ Bitsaman Ajil, kedua tinjauan fiqh muamalah terhadap denda keterlambatan angsuran yang dijatuhkan pada nasabah debitur Bai’ Bitsaman Ajil. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif analisis. Berdasarkan permasalahan yang dikaji, maka jenis penelitian ini masuk dalam kategori penelitian field research (penelitian lapangan) dan library research (penelitian kepustakaan). Yang menjadi data primer dalam penulisan ini adalah Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani. Selanjutnya untuk memperoleh data skunder, penulis mengkaji kitab-kitab atau buku lainnya yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah ini. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses pemberian denda yang dilakukan oleh Baitul Qiradh Baiturrahman Baznas Madani dengan mengadakan program penyelamatan, terutama modal pembiayaan yang telah dikucurkan oleh Baitul Qiradh kepada nasabah. Bentuk evaluasi yang dilakukan pihak Baitul Qiradh dalam hal nasabah yang menunggak pembayaran pinjaman secara sengaja atau lalai, sementara ia mampu melakukan pembayaran dan usahanya berkembang, maka Baitul Qiradh Baiturrahman memberikan berupa sanksi denda harian, mingguan dan bulanan yang harus dibayar sekaligus dengan cicilan pengembalian pinjaman. Penetapan denda di dalam pandangan fiqh muamalah diperbolehkan, asalkan nominal denda yang wajar dan tidak bertentangan dengan syariat islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. H.Nasaiy Aziz, MA; 2. Ibrahim AR, MA
Uncontrolled Keywords: Denda Wanprestasi, Bai' Bitsaman Ajil, Fiqh Muamalah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.228 Dhoman (Denda, Jami)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Akbar Mubarak
Date Deposited: 12 Dec 2017 08:28
Last Modified: 12 Dec 2017 08:28
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1763

Actions (login required)

View Item View Item
TOP