Penyaluran Zakat Produktif pada Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Baitul Mal Aceh Menurut Hukum Islam

Nurul Husna, 170102026 (2021) Penyaluran Zakat Produktif pada Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Baitul Mal Aceh Menurut Hukum Islam. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Tentang Penyaluran Zakat Produktif Pada Program Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS))
Nurul Husna, 170102026, FSH, HES, 082274242686.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB) | Preview

Abstract

Salah satu program penyaluran zakat produktif di Baitul Mal Aceh yaitu program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Namun pada kenyataannya pelaksanaan penyaluran zakat belum mampu menerapkan regulasi yang sudah ada tetapi cenderung kepada tidak terkelola dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mekanisme penyaluran zakat produktif pada program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) di Baitul Mal Aceh, untuk mengetahui kendala dalam penyaluran pada program SKSS dan untuk mengetahui penyaluran program tersebut menurut hukum Islam. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif analisis yaitu penulis menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dan metode penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyaluran zakat produktif pada program SKSS di Baitul Mal Aceh berjalan sesuai dengan keputusan Dewan Pertimbangan Syariah (DPS). Dalam proses penyalurannya melalui beberapa tahapan yaitu pertama, perencanaan yang dilakukan oleh Baitul Mal Aceh pada program SKSS yaitu menentukan sasaran dan tujuan yang dicapai. Kedua, dalam pelaksanaannya pihak Baitul Mal Aceh melakukan pendataan, menentukan calon mustahiq sesuai dengan syarat dan kriteria, verifikasi dan validasi. Ketiga, dalam pendistribusian pihak Baitul Mal Aceh langsung mentransfer ke rekening mustahiq berupa uang saku perbulan dan uang SPP persemester. Terkait dengan kendala pada program tersebut diantaranya kendala yang bersifat birokrasi yaitu regulasi, dalam pencairan dana harus menunggu persetujuan dari anggota legislatif. kendala yang bersifat administrasi yaitu ada mahasiswa sulit melakukan respon balik terhadap data yang dibutuhkan, ada mahasiswa yang melakukan cuti kuliah, ada mahasiswa pindah tempat kuliah, dan ada mahasiswa yang mengundurkan diri tidak melaporkannya ke pihak BMA. Sedangkan menurut hukum Islam terhadap program tersebut yang diambil dari senif ibnu sabil, jumhur ulama kontemporer Yusuf al-Qardhawi memperbolehkan praktek tersebut dengan syarat dan ketentuan. Fatwa MUI menyatakan memberikan uang zakat untuk keperluan pendidikan yaitu beasiswa, hukumnya adalah sah. Sedangkan di Baitul Mal Aceh merujuk pada keputusan Dewan Pertimbangan Syari’ah (DPS) senif ibnu sabil dimaknai bermusafir dalam menuntut ilmu dan membutuhkan pertolongan, maka diperbolehkan karena telah memenuhi syarat-syarat dari jumhur ulama kontemporer maupun Fatwa MUI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Nurul Husna Nurul
Date Deposited: 12 Jul 2021 03:13
Last Modified: 12 Jul 2021 03:13
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/17738

Actions (login required)

View Item View Item
TOP