Hak Wali Mujbīr Membatalkan Pernikahan (Analisis Putusan Mahkamah Syari’ah Perak)

Agustin Hanapi H Abd Rahman, 2002087702 (2021) Hak Wali Mujbīr Membatalkan Pernikahan (Analisis Putusan Mahkamah Syari’ah Perak). Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Ar-Raniry.

[img] Text
TURNITIN-Hak_Wali_Mujb_r_Membatalkan_Pernikahan.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB)

Abstract

Izin wali sangat penting dalam menentukan sahnya suatu perkawinan. Adanya wali adalah syarat sahnya perkawinan, sebagaimana adanya saksi. Nikah tidak sah tanpa wali laki-laki yang mukallāf, merdeka, muslim, adil, dan berakal sempurna. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan Hakim dalam memberikan putusan Hak wali mujbīr di Mahkamah Syari’ah Perak Islam dan bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap pernikahan tanpa wali mujbīr. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan telaah kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research). Pertimbangan hakim dalam memberikan putusan di Mahkamah Syari’ah Perak adalah berdasarkan seksyen 13 EKIP 2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim boleh membatalkan pernikahan yang tidak mengikuti Undang-Undang Malaysia yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Syari’ah. Selain itu, Hakim juga melihat dari sekufu atau tidak antara pasangan mempelai tersebut. Adapun pernikahan yang tidak sesuai dengan Undang-undang Negara dan Hukum Islam, Hakim boleh membatalkan pernikahan pasangann tersebut

Item Type: Other
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 340 Law/Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Agustin Hanapi H Abd Rahman
Date Deposited: 09 Sep 2021 03:45
Last Modified: 09 Sep 2021 03:45
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/18156

Actions (login required)

View Item View Item
TOP