Tradisi Pemamanen Walīmat Al-‘Ursy di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Ditinjau Menurut Hukum Islam

M. Jamri, 30183752 (2021) Tradisi Pemamanen Walīmat Al-‘Ursy di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Ditinjau Menurut Hukum Islam. Masters thesis, UIN AR-RANIRY.

[img] Text (Tradisi Pemamanen Walīmat Al-‘Ursy di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara Ditinjau Menurut Hukum Islam)
M. Jamri, 30183752, PPS, HK, 082273728582.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB)

Abstract

Pada Masyarakat Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara dikenal suatu institusi tradisi yang disebut “Tradisi pemamanen”, yaitu seorang ‘paman’ membantu walīmat keponakannya. Tuntutan Sosial adat bagi paman berupa materil dari pihak paman sendiri untuk memberikan bantuan uang atau barang dan jasa dalam sebuah resepsi walīmat terhadap keponakannya hendak melangsungkan walīmat nikah atau khitan dan lain-lain. Tradisi ini masih berlaku hingga sekarang dilakukan oleh penduduk masyarakat Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara secara turun temurun. Dalam praktik tradisi ini lebih dipaksakan bagi paman sendiri tidak berkesanggupan hingga sampai berhutang bertambah beban uang atau barang ekonomi keluarga paman lagi dalam keadaan yang tidak kondusif, adanya prilaku gensi dan menjunjung tinggi adat hingga dipertaruhkan marwah paman di masyarakat dan rentan terjadi akan dampak cacian, cemoohan pada paman bahkan kurang hubungan silaturrahim tidak menganggap lagi serta menjauhkan jarak hubungan persaudaraan. Maka penulis tertarik bertujuan untuk meneliti terkait yaitu: (1) Bagaimana dampak tradisi pemamanen walīmat al-‘ursy di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara ? dan (2) Bagaimana tinjauan hukum Islam dalam tradisi pemamanen walīmat al-‘ursy di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara ?
Jenis penelitian ini adalah kualitatif, sebuah penelitian yang memahami serta fenomena atau realitas sosial yang muncul dalam masyarakat yang menjadi subjek penelitian secara holistik. Pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi dan Wawancara serta Dokumentasi. permasalahan ini mengunakan teori hukum Islam dan ‘urf. Terakhir menarik kesimpulan tinjauan menurut hukum Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Kecamatan Lawe Alas melansungkan sebuah tradisi pemamanen. Meskipun dengan tujuann baik sesuai kemampuan yang ada dan layak praktiknya dibolehkan, tetapi sebaliknya berdampak merugikan dan beban ekonomi bagi paman, padahal Islam sendiri mengajarkan
“tidak ada memudharatkan dan tidak dimudharatkan”.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Soraya Devy, M. Ag 2. Dr. A. Jalil Salam, MA
Uncontrolled Keywords: Tradisi, Pemamanen, Walīmat, Lawe Alas, Hukum Islam
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.9 Adat Istiadat
Divisions: Program Pascasarjana > S2 Hukum Keluarga
Depositing User: M. Jamri M. Jamri
Date Deposited: 14 Sep 2021 03:27
Last Modified: 14 Sep 2021 03:27
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/18231

Actions (login required)

View Item View Item
TOP