Mahabbah Sesama Manusia dalam Perspektif Al-Qur'an

Raudhatul Jannah, 341303379 (2017) Mahabbah Sesama Manusia dalam Perspektif Al-Qur'an. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Akhlak; Moral)
PDF DIGABUNG KESELURUHAN ISI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Manusia adalah makhluk Allah yang paling sempurna karena diberikan akal, pikiran serta nafsu. Manusia juga diberikan fitrah salah satu fitrah manusia adalah rasa cinta, baik dicintai maupun mencintai. Maḥabbahatau cinta sesama manusia yakni cinta kepada orangtua, anak, suami istri dan sanak saudara tidak selamanya dibenarkan. Maḥabbah yang dibenarkan adalah Maḥabbahyang menambah kecintaan dan ketaatan manusia terhadap Maha Pencipta yakni Allah swt. Banyak manusia saling mencintai tapi membuat ia berpaling dari Allah, bahkan sebagian orang menjadi tuli serta buta tidak melihat lagi mana yang benar dan mana yang salah, mana yang halal dan mana yang haram. Inilah permasalahan pokok yang menjadi dasar penulis untuk mengkaji “bagaimana menempatkan cinta sesama manusia menurut al-Qur’an”. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian library research, yakni dengan mengumpulkan data dan menelaah bahan-bahan kepustakaan. Berkenaan dengan metode penulisannya, penulis menggunakan metode mawdhu’i, yaitu suatu metode dengan mengkhususkan penekanannya pada tema yang telah ditetapkan. Dalam metode ini semua ayat yang berkaitan dihimpun, kemudian dikaji secara mendalam dan tuntas dari semua aspek yang berkaitan dengan menggunakan data primer berupa empat kitab tafsir yang dirujuk yaitu kitab tafsir Al-Azhar karya Abdulmalik Abdulkaraim Amrullah, kitab tafsir Al-Qur’an Majid An-Nur karya M. Hasbi Ash-Shiddieqy, kitab tafsir Al-Rais Al-Bayan fi Haqaiq Al-Qur’an karyaImam al-Syirazi dan kitab tafsir Haqaiq al-Tafsir karya al-Allamah al-Sulami. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ayat-ayat al-Qur’an tentang maḥabbah sesama manusia, baik itu maḥabbahterhadap orangtua, anak, suami istri maupun sanak saudara. Dalam al-Qur’an terdapat 18 belas kata yang maknanya hampir sama dengan makna maḥabbahdan terdapat 83 ayat al-Qur’an yang membahas tentang maḥabbahdengan berbagai bentuknya. Dari hasil penulisan ini penulis menyimpulkan bahwa maḥabbah sesama manusia baik kepada orangtua, anak, suami istri maupun sanak saudara di dalam Islam sangat dianjurkan, namun apabila maḥabbah ini membuat seseorang menyekutukan Alah, berbuat maksiat serta ingkar kepada Rasulullah maka maḥabbah kepada sesama manusia tidak dibenarkan keberadaannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Muslim Djuned, M.Ag; 2. Zuherni.AB, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Maḥabbah Sesama Manusia
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan > 2X1.3 Tafsir Al-Qur'an > 2X1.31 Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Raudha Jannah I
Date Deposited: 11 Dec 2017 02:30
Last Modified: 11 Dec 2017 02:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1827

Actions (login required)

View Item View Item
TOP