Film Sebagai Media Dakwah (Studi pada Komunitas Film Trieng)

Zikrullah, 4111061191 (2016) Film Sebagai Media Dakwah (Studi pada Komunitas Film Trieng). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang film sebagai media dakwah.)
Zikrullah.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (8MB) | Preview

Abstract

Penggunaan media elektronik sebagai media dakwah dianggap efektif dalam menyampaikan pesan dakwah. Karena itu, Komunitas Film Trieng memanfaatkan media elektronik dalam hal ini adalah memproduksi film dengan salah satu tujuan menyampaikan pesan dakwah. Namun berdasarkan observasi sementara film yang di produksi oleh Komunitas Film Trieng masih banyak kekurang mengenai unsur-unsur dakwah. Dengan demikian Penelitian dengan judul “Film Sebagai Media Dakwah (Studi Pada Komunitas Film Trieng)” memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana Komunitas Film Trieng dalam memproduksi film, dan unsur dakwah apa saja yang terkandung dalam film karya Komunitas Film Trieng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi dengan menggunakan model analisis Krippendorff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Film Trieng dalam meproduksi film melewati tiga tahapan antara lain pra produksi yaitu penyeleksian cerita, pembentukan naskah, melakukan casting, penentuan lokasi dan pembentukan team produksi. Produksi yaitu proses pengambilan gambar dengan jadwal yang suda ada. Dan tahapan terakhir pasca produksi yaitu proses pengeditan, dalam proses pengerditan akan dilakukan dua proses ofline dan online. Ofline merupakan pengeditan kasar seperti pemotongan video dan disusun sedangkan online finising semua film, artinya pada proses ini lebih kepada mnagtur audi, efek, musik atau pengwarnaan gambar. Dari analisi isi film penulis menemukan tiga unsur dakwah yaitu da’i sebagai aktor, da’i sebagai produkser, dan materi dakwah (maddah) sebagai cerita terkandung dalam empat film produksi Komunitas Film Trieng; film Kebaya Tak Terpakai, film Sebuah Keputusan, film Telor Mata Sapi, dan film Tenggelamnya Negeri batu. Film yang dapat dikatagorikan sebagai film dakwah yaitu film Tengelamnya Negeri Batu karena isi film tersebut mengandung unsur dakwah keseluruhan. Sedangkan ke tiga film lainnya; film Kebaya Tak Terpakai, film Sebuah Keputusan dan film Telor Mata Sapi, mengadung pesan dakwah dengan makna tersirat bahkan dari segi da’i sebagai aktor hanya beberapa adegan yang ditampilkan. Da’i sebagai produkser sudah mencerminkan, semua itu terlihat pada awal pra produksi produser yang berperan dalam menyeleksi cerita harus mengandung dakwah dan juga selalu mengingakan team untuk menlaksanakan kewajiban seorang muslim.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Jasafat, M.A; 2. Ade Irma, B. H.Sc. M.A
Uncontrolled Keywords: Film, Unsur Dakwah, Komunitas Film Trieng
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.2 Dakwah > 2X7.24 Metode, Media dan Sarana Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Users 171 not found.
Date Deposited: 11 Dec 2017 02:52
Last Modified: 11 Dec 2017 02:52
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/1858

Actions (login required)

View Item View Item
TOP