Model Spasial Daerah Estuary Turbidity Maxima Di Sungai Krueng Aceh Dan Korelasinya Dengan Kelimpahan Mikroplastik Dan Nilai Suseptibilitas Magnetik

Hari Khairuzzaman, 160702036 (2021) Model Spasial Daerah Estuary Turbidity Maxima Di Sungai Krueng Aceh Dan Korelasinya Dengan Kelimpahan Mikroplastik Dan Nilai Suseptibilitas Magnetik. ["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined] thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[thumbnail of Model Spasial Daerah Estuary Turbidity Maxima Di Sungai Krueng Aceh Dan Korelasinya Dengan  Kelimpahan Mikroplastik Dan Nilai  Suseptibilitas Magnetik]
Preview
Text (Model Spasial Daerah Estuary Turbidity Maxima Di Sungai Krueng Aceh Dan Korelasinya Dengan Kelimpahan Mikroplastik Dan Nilai Suseptibilitas Magnetik)
Hari Khairuzzaman, 160702036, FST, TL, 085216407202.pdf - Published Version

Download (9MB) | Preview

Abstract

Mikroplastik adalah sampah plastik yang berukuran kurang dari 5 mm dan dapat terakumulasi pada sedimen. Kehadiran mikroplastik di lingkungan perairan dianggap sebagai ancaman global beberapa hewan yang hidup di perairan. Mikroplastik dan logam berat biasanya termasuk dalam dua kelas yang berbeda polutan tetapi interaksi antara kedua pemicu ini kurang dipahami. Metode suseptibilitas magnetik telah digunakan sebagai metode monitoring. Sejauh ini, metode suseptibilitas magnetik telah dianggap sebagai metode yang efektif dan
efisien dalam menganalisis kelimpahan logam berat dalam suatu bahan, termasuk di dalam sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kelimpahan dan hubungan antara mikroplastik dengan suseptibilitas magnetik, logam berat pada sedimen dasar Sungai Krueng Aceh, kekeruhan dan pH pada badan air Sungai Krueng Aceh. Analisis pada sedimen yang digunakan terdiri dari analisis mikroplastik, analisis suseptibilitas magnetik, dan analisis XRD. Sedangkan analisis untuk badan air terdiri dari kekeruhan dan pH. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kelimpahan mikroplastik pada sedimen Sungai Krueng Aceh yaitu 77,92 partikel/kg. Kelimpahan nilai suseptibilitas magnetik dari χFD (%) pada sampel sedimen Sungai Krueng Aceh diperoleh dengan rata-rata 0,34%, dengan nilai tersebut sumber magnetiknya diduga dari proses alami (pedogenik). Konsentrasi nilai kekeruhan pada perairan Sungai Krueng Aceh yang tertinggi terdapat pada titik sampling 5 yang berlokasi di Peunayong Kota Banda Aceh dengan nilai kekeruhan 22,4 NTU, dan Konsentrasi pH pada perairan Sungai Krueng Aceh dalam katagori normal yang berkisar antara 6,9 – 7,3. Berdasarkan korelasi Pearson, ada hubungan antara mikroplastik dengan logam berat terutama logam berat Zn yang memiliki korelasi 0,869, korelasi negatif antara mikroplastik dengan nilai suseptibilitas magnetik yang nilai korelasinya -0,844, korelasi rendah antara mikroplastik dengan kekeruhan yaitu -0,137 (tidak berkorelasi) dan korelasi rendah antara mikroplastik dengan pH dengan nilai 0,052 (tidak berkorelasi).

Item Type: Thesis (["eprint_fieldopt_thesis_type_skripsi" not defined])
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Abd Mujahid Hamdan, M.Sc. Pembimbing 2. Ir. Yeggi Darnas, M.T
Uncontrolled Keywords: Mikroplastik, Suseptibilitas magnetik, logam berat, pH, Kekeruhan, Sungai Krueng Aceh
Subjects: 000 Computer Science, Information and System
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 550 Earth Sciences & Geology (Ilmu Bumi)
500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 550 Earth Sciences & Geology (Ilmu Bumi) > 551.2 Gunung Api, Gempa Bumi, Air dan Gas Termal
600 Technology (Applied Sciences) > 620 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan)
Depositing User: Hari Khairuzzaman
Date Deposited: 28 Jan 2022 04:17
Last Modified: 28 Jan 2022 04:17
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/19593

Actions (login required)

View Item
View Item