Peran Guru BK dalam penanganan Siswa merokok Di SMPN 3 Kuala Nagan Raya

Zuri Afrizal, 271222978 (2018) Peran Guru BK dalam penanganan Siswa merokok Di SMPN 3 Kuala Nagan Raya. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Peren Guru BK dalam Penanganan Siswa Merokok)
Zuri Afrizal.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Guru bimbingan konseling juga berfungsi sebagai seorang pengajar atau pendidik yang memegang tanggung jawab memberikan bantuan kepada siswa dalam menghindari atau mengatasi kesulitan didalam kehidupannya agar individu dapat mencapai kesejahteraan hidup. Masalah yang terjadi dilapangan adalah banyak terjadi hal-hal diluar dugaan, sering melanggar peraturan yang berlaku disekolah, seperti halnya merokok merupakan hal yang sangat tidak wajar dilakukan oleh siswa-siswa (remaja) di SMPN 3 Kuala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru BK, kendala-kendala yang dihadapi oleh guru BK, dan solusi yang diberikan oleh guru BK dalam penanganan siswa merokok di SMPN 3 Kuala Nagan Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, satu orang guru bimbingan konseling dan satu orang siswa SMPN 3 Kuala Nagan Raya. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara (interview), observasi dan dokumentasi. Pengolahan data menggunakan langkah-langkah reduksi data, data display (penyajian data), dan mengambil kesimpulan dalam verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, peran guru BK dalam penanganan siswa merokok ada 3: (1) guru BK membantu siswa memecahkan masalah siswa, (2) membimbing siswa, dan (3) mengawasi siswa. Kedua, kendala-kendala yang dihadapi guru BK dalam penanganan siswa merokok ada 3: (1) guru-guru di sekolah kurang mengetahui tentang BK, (2) guru BK tidak memiliki jam khusus BK, dan (3) komunikasi antara guru BK dengan orang tua/wali siswa tidak berjalan dengan lancar. Ketiga, Solusi yang diberikan guru BK dalam penanganan siswa merokok ada 3: (1) saling berkomunikasi dan membuat suatu program seperti seminar atau sosialisai BK, (2) pihak sekolah kedepan akan mengkondisikan jam masuk khusus BK, dan (3) siswa akan tetap dibina oleh sekolah dan guru BK tetap akan berkomunikasi dengan wali atau pihak terdekat siswa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Fatimah Ibda, M.Si 2. Mumtazul Fikri, MA
Uncontrolled Keywords: Peran Guru BK, Siswa, Merokok
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 373 Pendidikan menengah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: s.pd Zuri Afrizal
Date Deposited: 05 Jan 2018 09:15
Last Modified: 05 Jan 2018 09:19
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2112

Actions (login required)

View Item View Item
TOP