Fungsi Ruqyah Syar’iyyah dalam Mengobati Penyakit Non Medis

Muhammad Faiz bin Mohd Nazri, 150403087 (2018) Fungsi Ruqyah Syar’iyyah dalam Mengobati Penyakit Non Medis. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text
MUHAMMAD FAIZ (SKRIPSI).pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D (Faiz).pdf

Download (424kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Fungsi Ruqyah Syar’iyyah dalam Mengobatin Penyakit Non Medis”. Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui fungsi Ruqyah Syar’iyyah dalam mengobati penyakit non medis. Kedua, untuk mengetahui ciri pengobatan Ruqyah Syar’iyyah dalam mengobati penyakit non medis. Ketiga, untuk mengetahui metode pengobatan Ruqyah Syar’iyyah dengan benar dalam mengobati penyakit non medis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang lebih akurat peneliti menggunakan beberapa literatur atau bahan perpustakaan (Library Research) yaitu dengan mencari data melalui membaca buku-buku referensi dan bahan-bahan publikasi yang tersedia di perpustakaan yang ada kaitannya dengan skripsi. Dalam membahas skripsi ini, penulis menggunakan metode dokumentasi yaitu dengan mencari suatu data mengenai suatu hal atau variable yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti-prasasti, notulen rapat, agenda dan sebagainya yang berkaitan dengan skripsi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi ruqyah syar’iyyah itu ada dua yakni sebagai terapi pengobatan dan terapi pencegahan bagi penyakit medis dan non medis. Ruqyah syar’iyyah juga dapat menjadi terapi yang mujarab untuk pasien yang mengalami penyakit fisik dan psikis (stress atau gila). Islam memandang serius pada kaedah pengobatan dan siapa yang melakukan pengobatan terhadap pasien agar ianya selari dengan tuntutan syarak dan ini lah yang membedakan antara pengobatan Islam dengan mengobatan yang tidak benar. Sewajibnya seorang mualij itu harus mempunyai aqidah yang bersih dari perkara yang dilarang, senantiasa melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan Allah SWT, demi mendapatkan kesembuhan yang hakiki dan diredhoi oleh Allah SWT. Proses pengobatan ruqyah bermula dengan mualij membacakan ayat-ayat ruqyah kepada pasien, ketika melakukan pembacaan ayat-ayat al-Quran, pasien akan bertindak balas seperti seluruh badan bergetar, memuntahkan sesuatu, tidak sadarkan diri. Pasien tidak bisa mengharapkan atau bergantung sepenuhnya kepada mualij. Tetapi pasien haruslah istiqomah melakukan amalan-amalan yang telah diajarkan oleh mualij untuk membentengi diri. Dengan mengamalkan amalan-amalan tersebut dengan istiqomah ia akan memberikan kekuatan kepada kesehatan rohani dan fisik pasien. Seterusnya, pasien bisa mendapatkan kesembuhan dan terhindar dari terkena penyakit non medis (gangguan jin dan setan) kembali.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. M. Jakfar Abdullah, MA 2. Maimun Fuadi, S. Ag, M. Ag s
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: “Fungsi, Ruqyah, Syar’iyyah, Mengobatin, Penyakit, Non Medis”.
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam > 2X6.177 Kesehatan
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Manajemen Dakwah
Depositing User: Skripsi Muhammad Faiz Mohd Nazri
Date Deposited: 28 Feb 2018 09:07
Last Modified: 28 Feb 2018 09:08
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2680

Actions (login required)

View Item View Item
TOP