Dampak Inservice Training terhadap Profesionalisme Guru Bimbingan Konseling di SMPN 17 Banda Aceh.

Hafrisa, 271223066 (2017) Dampak Inservice Training terhadap Profesionalisme Guru Bimbingan Konseling di SMPN 17 Banda Aceh. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Full text not available from this repository.

Abstract

Inservice training merupakan suatu usaha meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan guru bimbingan konseling agar dapat meningkatkan dan mempertahankan profesionalisme dalam melaksanakan layanan bimbingan konseling. Namun kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa di SMPN 17 Banda Aceh masih ada sebagian guru bimbingan konseling yang belum memahami inservice training tersebut sehingga menjadi kendala dalam melaksanakan layanan bimbingan konseling di sekolah, ada juga beberapa guru bimbingan konseling lainnya yang sudah mengetahui inservice training terhadap profesionalisme guru bimbingan konseling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program inservice training yang dihadapi guru bimbingan konseling terhadap profesionalisme guru bimbingan konseling, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan inservice training terhadap profesionalisme guru bimbingan konseling dan untuk mengetahui dampak inservice training terhadap profesionalisme guru bimbingan konseling. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis melalui tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini yaitu: kepala sekolah dan tiga orang guru bimbingan konseling SMPN 17 Banda Aceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, program inservice training bagi guru bimbingan konseling adalah untuk mempersiapkan guru bimbingan konseling agar memperoleh pengetahuan baru dalam melaksanakan layanan bimbingan konseling di sekolah paling tidak dengan kurikulum 2013, sehingga guru bimbingan konseling dapat mengubah pola lama yang hanya berorientasi pada masalah sekarang, mereka harus bisa mengubah paradigma bahwa semua anak harus mendapatkan layanan bimbingan konseling tidak hanya mengatasi anak yang bermasalah saja. Kedua, pelaksanaan inservice training yang dilakukan oleh instruktur di sekolah terhadap guru bimbingan konseling adalah untuk melatih guru bimbingan konseling dalam melaksanakan kegiatan layanan bimbingan konseling. Ketiga, dampak inservice training adalah untuk menambahkan wawasan, ketrampilan (keahlian), motivasi dan informasi karena masing-masing guru bimbingan konseling mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dalam mensiasati ilmu baru yang berkaitan dengan bimbingan konseling dalam meningkatkan kinerja terhadap profesionalisme.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Mujiburrahman, M.Ag 1.Dr. Murni M.Pd
Uncontrolled Keywords: Dampak, Inservice Training, Profesionalisme, Guru BK.
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.4 Bimbingan dan Penyuluhan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Marlini Abdurrahman
Date Deposited: 02 Mar 2018 16:56
Last Modified: 02 Mar 2018 16:56
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2726

Actions (login required)

View Item View Item
TOP