Takdir dalam Perspektif Masyarakat Desa Malasin, Kecamatan Simuelue Barat, Kabupaten Simeulue

Roli Hendra, 311303306 (2017) Takdir dalam Perspektif Masyarakat Desa Malasin, Kecamatan Simuelue Barat, Kabupaten Simeulue. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Mengenai tentang Masyarakat)
ROLI HENDRA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
From B dan From D.pdf

Download (520kB) | Preview

Abstract

Takdir dalam Perspektif Masyarakat Desa Malasin, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue memiliki pemahaman konsep takdir yang berbeda-beda. Dalam hal ini penulis bertujuan untuk memahami bagaimana pemahaman warga masyarakat Desa Malasin yang mengatakan bahwa kemiskinan yang terjadi pada desa Malasin dalam konsep takdir yang telah ditakdirkan sebagai masyarakat yang miskin sehingga sekeras apapun berusaha untuk membangun perekonomian di Desa Malasin tidak akan membuat Desa Malasin kepada yang lebih baik. Dari pengalaman tersebut, penulis melakukan penelitian pada Desa Malasin agar mengetahui bagaimana pengaruh antara pemahaman konsep takdir pada masyarakat Desa Malasin terhadap kemiskinan yang terjadi pada masyarakat Desa Malasin.
Penelitian yang dilakukan mengunakan pendekatan kualitatif. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data yang diperlukan. Dengan melakukan metode penelitian observasi mengamati dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut (pengamatan secara langsung), dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau prilaku obyek sasaran, dan metode penelitian wawancara percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan ini dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara yang memberi jawaban atas pertanyaan itu.
Hasil penelitian menunjukan takdir dibagi kepada dua defenisi antara yang berpendapat bahwa takdir merupakan suatu ketentuan yang telah ditetapkan sejak zaman azali dan takdir yang bermakna suatu aturan yang berlaku pada alam semesta, termasuk manusia. Definisi pertama menghasilkan konsep bahwa perbuatan manusia telah ditentukan dan ditetapkan. Dengan kata lain manusia terpaksa dalam setiap perbuatannya. Sedangkan definisi kedua melahirkan pemikiran bahwa manusia bebas menentukan keinginan dan perbuatannya. Namun dalam merealisasikan perbuatannya tersebut manusia wajib memperhatikan dan memenuhi aturan yang berlaku tersebut. Kedua pengertian ini telah berlaku dalam Islam dan memiliki dalil dalam Al-Qur’an yang meletakan dasar pondasi daripada pemahaman yang diatas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. H. T. Safir Iskandar Wijaya, MA; 2. Drs. Miskahuddin, M.Si
Uncontrolled Keywords: Takdir, Masyarakat Malasin, Simeulue
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.4 Pemurnian dan Pembaharuan Pemikiran > 2X7.42 Pembaharuan dan Pemikiran dalam Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Aqidah
Depositing User: Roli Hendra
Date Deposited: 09 Mar 2018 08:39
Last Modified: 09 Mar 2018 08:39
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/2842

Actions (login required)

View Item View Item
TOP