Toleransi Masyarakat Gampong Neuheun terhadap Etnik Tionghoa (Studi Kasus di Komplek Perumahan Jackie Chan)

Rita Anggraini, 321303342 (2018) Toleransi Masyarakat Gampong Neuheun terhadap Etnik Tionghoa (Studi Kasus di Komplek Perumahan Jackie Chan). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Toleransi antar Umat Beragama)
Rita Anggraini.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D.pdf

Download (610kB) | Preview

Abstract

Masyarakat plural adalah masyarakat yang terfragmentasi ke dalam berbagai kelompok ras, agama dan bahasa yang berbeda-beda.Hidup dalam kerukunan merupakan cita-cita semua pemeluk agama, tidak ada satupun agama menghendaki konflik. Toleransi merupakan suatu sikap saling menghargai dan menghormati antar kelompok dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap toleransi menghindari terjadinya diskriminasi terhadap kelompok yang berbeda dalam suatu masyarakat. Kehidupan bertoleransi ternyata sangat baik diterapkan di Komplek Perumahan Jackie Chan. Penduduk Komplek Perumahan Jackie Chan sangat multikultural dari segala aspek seperti suku, budaya dan juga agama yang sangat beragam. Walaupun berbeda dalam segala aspek, namun masyarakatnya mampu hidup berdampingan. Penduduk Komplek Perumahan Jackie Chan yang mayoritas muslim, bisa hidup rukun dan harmonis dengan Etnik Tionghoa yang memiliki perbedaan dari segala aspek seperti suku, budaya, bahasa dan agama. Sebagai kelompok yang minoritas, Etnik Tionghoa sangat menghargai dan menghormati warga mayoritas. Dengan menjunjung tinggi sikap toleransi antar sesama, sejauh yang diketahui belum pernah terjadi konflik antar agama selama ini, sehingga penulis tertarik untuk meneliti lebih dalam bagaimana kehidupan toleransi yang terjalin di komplek perumahan Jackie Chan dan faktor-faktor apa saja yang membuat sikap toleransi terus terjaga selama ini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data malalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan metode analisis data yang bersifat deskriptif analisis.Hasil penelitian penulis menunjukkan bahwa sikap toleransi antar sesama warga yang multikultural berjalan dengan baik selama ini.Perbedaan baik suku, budaya, bahasa, adat istiadat dan agama tidak menjadi alasan untuk membenci. Minoritas Etnik Tionghoa cukup mendapatkan tempat dalam masyarakat mayoritas muslim dan dapat hidup berdampingan dalam suasana harmonis karena menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam setiap interaksi sosial. Sikap-sikap yang mendorong terjadinya toleransi antar sesama warga yaitu, saling menghormati, saling memahami, tidak egois, berjiwa besar dan masyarakatnya memiliki pemikiran terbuka, tidak fanatik dalam beragama dan dapat menerima perbedaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dra. Nurdinah Muhammad,MA 2.Musdawati,MA
Uncontrolled Keywords: Toleransi, Neuheun, Etnik Tionghoa
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.4 Interaksi sosial antar kelompok
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Ilmu Perbandingan Agama
Depositing User: Rita Anggraini Nyak Tanda
Date Deposited: 22 Mar 2018 02:09
Last Modified: 22 Mar 2018 02:09
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/3055

Actions (login required)

View Item View Item
TOP