Prosesi Pernikahan Bagi Umat Islam dan Katolik (Studi Kasus Masjid Raya Baiturrahman dan Gereja Hati Kudus Banda Aceh)

Sabran Ali, 321203222 (2017) Prosesi Pernikahan Bagi Umat Islam dan Katolik (Studi Kasus Masjid Raya Baiturrahman dan Gereja Hati Kudus Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text
KESELURUHAN ISI.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Upacara pernikahan memiliki beragam variasi sesuai dengan tradisi agama, budaya maupun kelas sosial tertentu. Umumnya orang Aceh melakukan prosesi pernikahan dengan adat istiadat Aceh yang terikat dengan nilai-nilai Islam. Sementara orang beragama Katolik yang tinggal di Aceh biasanya akan melangsungkan pernikahan sesuai dengan nilai-nilai agama Katolik dan dibalut dengan tradisi budaya sukunya. Sehingga prosesi atau upacara pernikahan menjadi sesuatu yang sangat penting dan menarik untuk dikaji lebih mendalam. Dalam penelitian ini penulis akan membahas bagaimana prosesi pernikahan bagi umat Islam dan Katolik yang dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman dan Gereja Hati Kudus Banda Aceh dan menjelaskan sisi perbedaan dan persamaan antara keduanya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan metode analisis data bersifat deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pernikahan yang dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman oleh umat Islam hanyalah prosesi akad nikah saja, dimana pengurus Masjid hanya memfasilitasi tempat saja. Secara umum prosesi akad nikah dimulai dengan pembukaan upacara oleh protokol, pembacaan Al-Qur an oleh petugas, sambutan dan nasehat oleh penghulu, ijab qabul, pembacaan doa oleh petugas dan bersalaman. Sedangkan dalam gereja Katolik, mempelai diharuskan mengikuti kursus pra sakramen pernikahan selama dua hari yang dibimbing oleh pastor dan suster setelah itu baru dilaksanakan sakramen pernikahan. prosesi pernikahan dalam Islam dan Katolik terdapat banyak kesamaan dan perbedaan seperti pernikahan oleh kedua agama dianggap sebagai suatu perjanjian yang sangat kuat dan sakral. Sedangkan perbedaannya, dalam Islam akad nikah tidak harus dilaksanakan di masjid, namun dalam ajaran Katolik seluruh sakramen pernikahan harus dilaksanakan di gereja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Juwaini, M. Ag; NIP.19660605199402201; 2. Nurlaila, M. Ag; NIP.197601062009122001
Uncontrolled Keywords: Pernikahan, Umat Islam, Katolik
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Ilmu Perbandingan Agama
Depositing User: sabran Ali
Date Deposited: 12 Aug 2017 05:35
Last Modified: 12 Aug 2017 05:35
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/313

Actions (login required)

View Item View Item
TOP