Pola Penyelesaian Sengketa Harta Warisan oleh Tuha Peut Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya ditinjau dari Konsep Layanan Konseling Islami

Rabiatul Fauzi Umri, 421307182 (2018) Pola Penyelesaian Sengketa Harta Warisan oleh Tuha Peut Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya ditinjau dari Konsep Layanan Konseling Islami. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Mengenai tentang Harta Warisan)
RABIATUL FAUZI UMRI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (801kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D.pdf

Download (857kB) | Preview

Abstract

Hasil observasi awal di Gampong Gani terdapat kasus sengketa harta warisan. Untuk menyikapi permasalahan itu sudah terbentuk Tuha Peut yang salah satu tugasnya adalah untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan kasus sengketa harta warisan yang terjadi dikalangan masyarakat maupun rumah tangga maka diangkat judul “Pola Penyelesaian Sengketa Harta Warisan Oleh Tuha Peut Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya Ditinjau Dari Konsep Layanan Konseling Islami” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyelesaian sengketa harta warisan oleh Tuha Peut Gampong Gani. Untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya sengketa harta warisan. Untuk mengetahui bagaimana cara mencegah terjadinya sengketa harta warisan. Metode penelitian yamg digunakan adalah melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling dan jumlah responden sebanyak lima orang. Setelah memperoleh data dari lapangan, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan terjadinya sengketa harta warisan yaitu: kurangnya pengetahuan agama tentang ilmu mawaris. Cara mencegah terjadinya perselisihan keluarga dalam masalah warisan yaitu: menguatkan iman dengan ilmu agama tentang ilmu mawaris. Pola penyelesaian sengketa harta warisan oleh Tuha Peut Gampong Gani yaitu: Pihak korban melaporkan diri, proses perdamaian awal dibicarakan di rumah keuchik, mempertemukan kedua belah pihak (pelapor dan terlapor), menghadirkan saksi pelapor dan terlapor, rujukan ke tingkat kemukiman apabila Tuha Peut tidak dapat menyelesaikan dan butuh bantuan ke tingkat mukim untuk didamaikan. Masalah yang di hadapi Tuha Peut Gampong Gani yaitu: ketika ada salah satu pihak bersikap mempertahankan egonya dan tidak ingin berdamai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Drs. H. Mahdi NK, M.Kes; 2. Umar Latif, MA
Uncontrolled Keywords: Harta Warisan, Sengketa, Masyarakat, Pola Penyelesaian Masalah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.23 Perjanjian (Termasuk Gadai)
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Rabiatul Fauzi Umri
Date Deposited: 13 Apr 2018 09:01
Last Modified: 13 Apr 2018 09:01
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/3489

Actions (login required)

View Item View Item
TOP