Kepemimpinan Partisipatori Shalahuddin Al-Ayyubi dalam Memenangkan Perang Salib (Analisis Pemikiran Tokoh Karen Amstrong Perang Suci)

Uwaisul Qarnie, 431206816 (2018) Kepemimpinan Partisipatori Shalahuddin Al-Ayyubi dalam Memenangkan Perang Salib (Analisis Pemikiran Tokoh Karen Amstrong Perang Suci). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Kepemimpinan Tokoh)
Uwaisul Qarnie.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (737kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Form B dan Form D.pdf

Download (559kB) | Preview

Abstract

Skripsi Ini Berjudul “Kepemimpinan Partisipatori Shalahuddin Al-Ayyubi dalam Memenangkan Perang Salib (Analisis Pemikiran Tokoh Karen Amstrong Perang Suci)”, penelitian skripsi ini meneliti kepemimpinan seorang tokoh muslim yang sangat terkenal di Timur dan Barat yang mempunyai nilai partisipatori di dalam kepemimpinannya terhadap prajurit-prajurit dan masyarakat-masyarakatnya dalam memenangkan perang salib. Masalah didalamnya mengenai, bagaimana kepemimpinan partisipatori Shalahuddin Al-Ayyubi, bagaimana metode Shalahuddin Al-Ayyubi dalam memenangkan perang salib, dan untuk mengetahui nilai-nilai kepemimpinan yang semula akan membangkitkan kembali semangat belajar dan berjihad yang pernah dilakukan oleh Shalahuddin, kepada seluruh generasi umat Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi, dimana teknik ini pengumpulan data dengan cara fokus pada dokumentasi dan observasi. Data yang diolah dengan cara deskriptif analisis. Kesimpulan penelitian menjelaskan bahwa kepemimpinan partisipatori Shalahuddin Al-Ayyubi dalam memenangkan perang salib, ia menerapkan sikap terpuji, kemuliaan, pendidikan, sosial, hukum dan politik. Hasil dari skripsi ini adalah mengenal tokoh muslim dalam sejarah umat Islam yang pernah terjadi pada masa Shalahuddin Al-Ayyubi, guna sebagai sarana dakwah dengan menggunakan pendekatan metode dakwah kultural dan dapat dikenal oleh generasi-generasi islam selanjutnya. Dakwah kultural hadir untuk mengukuhkan kearifan-kearifan lokal yang ada pada suatu pola budaya tertentu dengan cara memisahkannya dari unsur-unsur yang bertentangan dengan nilai-nilai dakwah kultural tidak menganggap kekuatan politik sebagai satu-satunya alat perjuangan dakwah. Dakwah kultural menjelaskan, bahwa dakwah itu sejatinya adalah membawa masyarakat agar mengenal tentang kebaikan secara umum, kebaikan yang diakui oleh semua manusia tanpa mengenal batas ruang dan waktu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Hendra Syahputra SE.,MM; 2. Raihan S.Sos.I., MA
Uncontrolled Keywords: Kepemimpinan, Partisipatori,Perang Salib
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.4 Pemurnian dan Pembaharuan Pemikiran
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Manajemen Dakwah
Depositing User: Uwaisul Qarnie
Date Deposited: 27 Jul 2018 04:01
Last Modified: 27 Jul 2018 04:01
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/4245

Actions (login required)

View Item View Item
TOP