Penerapan Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Peluang Kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh

Melya Wati, 261222921 (2016) Penerapan Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Peluang Kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Kemampuan Berpikir Kritis Siswa)
Melya Wati.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan siswa dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini disebabkan jika seseorang memiliki sikap
kritis maka dia akan mampu bernalar dengan baik, dan mampu memecahkan permasalahan yang ada. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran guru perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, misalnya melalui penerapan pendekatan scientific . Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan pendekatan scientific.(2)Untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan pendekatan
scientific pada materi peluang lebih baik daripada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan pendekatankontekstual.(3) Untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran dengan pendekatan
scientific pada materi peluang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh dan sampel kelas VII-2 dan VII-3. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan tes kemampuan berpikir kritis. Analisis data menggunakan uji-t dengan software komputerSPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan (1)nilai sig (1-tailed) adalah 0,000 dengan
∝ =0,05 ternyata nilai sig (1-tailed)<0,05maka H0 ditolak dan mengalami peningkatan dengan skor 24 .Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan scientific dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi peluang kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. (2) Nilai sig. 0,305>0,05. Berdasarkan kriteria pengujian jika nilai signifikan kurang dari 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan scientific lebih baik dibandingkan dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan kontekstual. (3) Tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sebelum diberi perlakuan rata-rata 46,049 berada pada kategori kurang kritis. Kemudian sesudah diberi perlakuan dengan pendekatan scientific skor rata-rata siswa berada pada kategori kritis terbukti dengan perolehan nilai rata-rata skor 70,043. Skor tersebut berada pada ketegori “Kritis”.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1.Dr. Zainal Abidin, M.Pd. 2.Zikra Hayati, M.Pd
Uncontrolled Keywords: Kemampuan Berpikir Kritis Siswa, Pendekatan Scientific
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X7 Filsafat dan Perkembangan > 2X7.3 Pendidikan > 2X7.31 Metoda dan Sistem Pendidikan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Matematika
Depositing User: Users 2717 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 10:11
Last Modified: 07 Jan 2019 10:11
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/4461

Actions (login required)

View Item View Item
TOP