Faktor-faktor Penyebab Perceraian di Selatan Thailand (Studi Kasus Majelis Agama Islam Narathiwat)

Miss Lateepah Chesoh, 111209680 (2016) Faktor-faktor Penyebab Perceraian di Selatan Thailand (Studi Kasus Majelis Agama Islam Narathiwat). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Perceraian)
Lateefah Cheson.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (10MB) | Preview

Abstract

Salah satu prinsip perkawinan Islam adalah menguatkan ikatan perkawinan agar berlangsung selama-lamanya. Karena itu, segala usaha harus dilakukan agar persekutuan dalam ikatan perkawinan itu dapat terus berkelanjutan. Namun dalam perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga, tidak selamanya mulus seperti yang diharapkan, pasti akan menghadapi sebuah rintangan yang menjadi permasalahan dalam rumah tangga. Apabila permasalahan itu tidak dapat diselesaikan dengan baik akan menimbulkan perselisihan dan berujung pada perceraian. Islam tidak mengikat mati perkawinan akan tetapi tidak pula mempermudahkan perceraian. Majelis Agama Islam telah menerima, memeriksa, dan memutus setiap perkara yang masuk di Majelis Agama Islam khususnya perkara hukum keluarga dan pusaka, pada tahun 2015 terdapat 132 kasus percearain. Penulis tertarik untuk meneliti faktor-faktor apa penyebab perceraian yang terjadi di Majelis Agama Islam Narathiwat. Dan bagaimana proses dan prosedur penyelesaian perceraian di Majelis Agama Islam Narathiwat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif, dalam hal ini penulis mendeskripsikan dan menganalisa faktor-faktor penyebab perceraian di Majelis Agama Islam. Adapun metode analisa data adalah analisa kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa faktor-faktor penyebab perceraian di Majelis Agama Islam yaitu: suami terlibat dengan narkoba (krisis akhlak dan moral), suami tidak ada tanggung jawab terhadap istri dan anak, perkawinan di bawah umur, dan ekonomi. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa dari berbagai faktor penyebab perceraian tersebut, faktor yang paling dominan yang menyebabkan terjadinya perceraian dikalangan masyarakat Narathiwat dimana dalam rumah tangga tersebut tidak adanya kepercayaan antara suami dan istri serta tidak adanya tanggung jawab ekonomi sebagai kepala keluarga untuk memunuhi kebutuhan hidup keluarga dan antara suami istri sudah tidak ada rasa saling mengahargai dalam rumah tangga. Saran yang diberikan agar sebelum melakukan perkawinan hendaknya para pihak memahami bagaimana menjalankan bahtera rumah tangga yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1.Dr. Kamaruzzaman, M.Sh. 2.Dra. Rukiah M. Ali, M.Ag
Uncontrolled Keywords: Perceraian, Penyebab Perceraian, Thailan, Rukun Perceraian, Syarat Perceraian
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.33 Perceraian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Marlini Abdurrahman
Date Deposited: 25 Aug 2017 01:49
Last Modified: 25 Aug 2017 01:49
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/479

Actions (login required)

View Item View Item
TOP