Penggunaan Tanah Milik Negara untuk Kepentingan Pedagang Kaki Lima dalam Perspektif Milk al-Daulah dan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 03 Tahun 2007 tentang Pengaturan dan pembinaan Pedagang Kaki Lima (Suatu Penelitian di Kecamatan Syiah Kuala)

Husnul Mirzal, 121309976 (2017) Penggunaan Tanah Milik Negara untuk Kepentingan Pedagang Kaki Lima dalam Perspektif Milk al-Daulah dan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 03 Tahun 2007 tentang Pengaturan dan pembinaan Pedagang Kaki Lima (Suatu Penelitian di Kecamatan Syiah Kuala). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry.

[img]
Preview
Text (Skripsi Strata 1 atas nama Husnul Mirzal)
Skripsi Husnul Mirzal.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview

Abstract

Fasilitas Umum merupakan Fasilitas yang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat umum. Setiap penggunaan untuk kepentingan Pedagang Kaki Lima tanpa mempedulikan kaidah sosial dan hajat orang banyak merupakan bentuk kesewenangan dan penyelewengan terhadap fasilitas umum. Dewasa ini, penyelewengan fasilitas umum dengan menggunakannya untuk kepentingan PKL menjadi permasalahan sosial di banyak tempat, termasuk dalam wilayah hukum Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah, pertama; Bagaimana bentuk-bentuk penggunaan terhadap fasilitas umum di Kecamatan Syiah Kuala. Kedua; Bagaimana hukum penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan PKL di Kecamatan Syiah Kuala menurut perspektif Milk al-Daulah dan Qanun Kota Banda Aceh No. 03 Tahun 2007. Ketiga; Bagaimana sanksi terhadap penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan PKL menurut Milk al-Daulah dan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 03 Tahun 2007. skripsi ini ditulis mengunakan metode deskriptif analisis. Data dikumpulkan dengan studi pustaka, wawancara, observasi dan dokumentasi. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk penggunaan terhadap fasilitas umum di Kecamatan Syiah Kuala adalah dengan mendirikan bangunan permanen, semi permanen, tenda bongkar pasang, kendaraan roda dua dan roda empat untuk menjajakan aneka barang dan jasa. Penggunaan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi di Kecamatan Syiah Kuala bertentangan dengan Konsep Milk al-Daulah dan Qanun Kota Banda Aceh Nomor 03 tahun 2007, dikarenakan perbuatan ini menghilangkan hak masyarakat umum dan menimbulkan pelbagai permasalahan sosial. Sanksi menurut Qanun yang sudah didapatkan oleh pengguna fasilitas umum untuk kepentingan PKL di Kecamatan Syiah Kuala selama ini hanya sampai pada pembongkaran tempat usaha, belum sampai ke tahap penyitaan dan pemberian sanksi pidana, sedangkan dalam Milk al-Daulah belum terdapat sanksi yang mengatur tentang demikian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. H. MUtiara Fahmi, Lc.MA 2. Bustamam Usman, S.Hi.MA
Uncontrolled Keywords: Tanah Milik Negara, Milk al-Daulah, Qanun, Pedagang Kaki Lima
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.3 Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: mr HUSNUL MIRZAL
Date Deposited: 25 Aug 2017 08:31
Last Modified: 08 Sep 2017 03:35
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/495

Actions (login required)

View Item View Item
TOP