Pengaruh Wisatawan Asing terhadap Nilai Keberagamaan dan Budaya Lokal Masyarakat Iboih Kota Sabang

Ilham Saputra, 321103040 (2016) Pengaruh Wisatawan Asing terhadap Nilai Keberagamaan dan Budaya Lokal Masyarakat Iboih Kota Sabang. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang wisatawan asing terhadap nilai keberagamaan)
Ilham Saputra.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Wisatawan asing adalah orang asing yang melakukan perjalanan wisata, yang datang memasuki negara lain yang bukan merupakan dimana dia tinggal. Kemudia definisi budaya lokal adalah budaya asli dari suatu kelompok masyarakat tertentu yang juga menjadi ciri khas budaya sebuah kelompok masyarakat lokal. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana pengaruh wisatawan asing terhadap nilai keberagamaan dan budaya lokal masyarakat Iboih kota Sabang, dan Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya perubahan nilai keberagamaan dan budaya lokal masyarakat Iboih kota Sabang. Adapun yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas terhadap nilai keberagamaan masyarakat di desa Iboih yang di pengaruhi oleh wisatawan asing dan untuk mengetahui dampak keberadaan wisatawan asing bagi masyarakat di desa Iboih. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fiel research) dengan mengumpulkan data-data melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan berpedoman pada buku Karya ilmiah Fakultas Ushuludin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Darusalam Banda Aceh edisi tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perubahan pola masyarakat lokal, di Gampong Iboih ini tidak terjadi perubahan baik pada penggunaan bahasa, perubahan cara berpakaian dan perubahan konsumsi. Perubahan gaya hidup komersil masyarakat lokal, perubahan perilaku dan nilai agama masyarakat pada umumnya begitu juga dalam keluarga, meskipun juga dengan budaya, adat dan reusam seperti adat pernikahan juga tidak ada yang berubah karena selalu dipertahanakan oleh pihak tokoh Gampong Iboih tersebut misalnya dalam menikahkahkan seoarang anak baik itu dengan mufakat terlebih dahulu, adat peusunteng , adat Intat linto, dengan mengadakan ranup atau sikapur sirih yang dibawa oleh pihak linto, dan juga tukar payung antara pihak linto dengan pihak dara baro, karena resam dan adat yang ada di desa Iboih ini tetap masih terjalin, dan juga ada tarian tradisional. Karena semua hal itu tergantung pada pribadi masyarakat masing-masing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Drs. Taslim, MH. Yasin, M.Si; NIP. 196012061987031004; 2. Muhammad Sahlan, M.Si; NIP. 19710242006041003
Uncontrolled Keywords: Wisatawan Asing, Nilai, keberagamaan, Budaya Lokal
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.1 Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Ilmu Perbandingan Agama
Depositing User: Users 171 not found.
Date Deposited: 30 Aug 2017 09:48
Last Modified: 30 Aug 2017 09:48
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/557

Actions (login required)

View Item View Item
TOP