Peran Baitul Mal Aceh dalam Pemberdayaan Mustahiq melalui Pendayagunaan Zakat Produktif

Sulfi Rahmalia, 121310085 (2015) Peran Baitul Mal Aceh dalam Pemberdayaan Mustahiq melalui Pendayagunaan Zakat Produktif. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Peran Baitul Mal Aceh dalam Memberdayakan Mustaḥiq)
Sulfi Rahmalia.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (496kB) | Preview

Abstract

Zakat dapat berfungsi sebagai salah satu sumber dana sosial ekonomi bagi umat Islam. Artinya pendayagunaan zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat tidak hanya terbatas pada kegiatan-kegiatan tertentu saja yang berdasarkan pada orientasi konvensional, tetapi dapat pula dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan ekonomi umat, seperti dalam program pengentasan kemiskinan dan pengangguran dengan memberikan zakat produktif kepada mereka yang memerlukan sebagai modal usaha. Zakat Produktif yang disalurkan oleh Baitul Mal Aceh merupakan salah satu yang memiliki peran dalam mendukung peningkatan ekonomi dengan konsep perencanaan dan pelaksanaan yang cermat seperti mengkaji penyebab kemiskinan, ketidakadaan modal kerja dan kekurangan lapangan kerja. Salah satu tujuan penyaluran zakat produktif yaitu mentransformasikan mustaḥiq menjadi muzakki melalui pendayagunaan dan pemberdayaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Baitul Mal Aceh dalam mendayagunakan dana zakat produktif pendayagunaan zakat dan pemberdayaan mustaḥiq oleh Baitul Mal Aceh, Peluang dan tantangan yang dihadapi Baitul Mal Aceh dalam memberdayakan mustaḥiq melalui pendayagunaan zakat produktif. Untuk memperoleh jawaban tersebut peneliti mengumpulkan data yang berhubungan dengan objek kajian, baik itu data primer maupun data sekunder, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan telaah dokumentasi atau survey. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Baitul Mal Aceh dalam mendayagunakan dana zakat produktif, yaitu dengan cara menyalurkannya dalam bentuk Bantuan modal Uang Tunai (Cash Money) dan dalam bentuk bantuan barang. Ada beberapa tantangan yang dihadapi Baitul Mal Aceh, Pertama, Baitul Mal Aceh tidak memiliki tim pendamping yang professional serta ahli dalam bidang usaha yang dijalankan mustaḥiq. Kedua, masih ada masyarakat yang menganggap bahwa dana zakat tersebut tidak perlu dikembalikan. Ketiga, gagalnya usaha karena belum berpengalaman, faktor cuaca/alam, dan pilihan usaha yang tidak tepat. Diharapkan program zakat produktif ini dapat terus berlanjut dimasa yang akan datang, sehingga akan lebih banyak lagi mustaḥiq yang dapat terbantu dengan adanya program-program ini. Selain itu Baitul Mal Aceh perlu untuk melakukan pendampingan yang lebih intensif dan berkelanjutan, seperti memberikan penyuluhan, pelatihan manajemen usaha, dan pendekatan-pendekatan dengan memberikan pemahaman mengenai maksud dan tujuan program, termasuk memahami filososfi zakat produktif. Bagi mustaḥiq diharapkan agar dapat melaksanakan amanah dengan baik dan bersungguh-sungguh untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga khususnya dan perekonomian daerah umumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1.Bismi Khalidin, S.Ag., M.Si 2.Faisal Fauzan, S.E., M.Si, Ak
Uncontrolled Keywords: Baitul Mal, Pemberdayaan Mustaḥiq, Pendayagunaan dan Zakat Produktif
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.27 Bank, Termasuk Baitul Mal Wat Tamwil
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Users 2717 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 10:24
Last Modified: 07 Jan 2019 10:24
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/5774

Actions (login required)

View Item View Item
TOP