Komunitas Arisan Ibu-Ibu Gampong Lamreung dalam Kehidupan Sosial Keagamaan

Husnalita, 140305034 (2018) Komunitas Arisan Ibu-Ibu Gampong Lamreung dalam Kehidupan Sosial Keagamaan. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Komunitas Arisan)
Husnalita.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Komunitas Arisan)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sebagian masyarakat gampong Lamreung untuk mencari alternatif kegiatan yang membuat ibu-ibu di gampong tersebut dapat mengikuti berbagai kegaiatan sisoal keagamaan, diantaranya terbentuk komunitas arisan gampong Lamreung dengan membentuk arisan guna untuk meningkatkan kajian keagamaan dimasyarakat. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi terbentuknya komunitas arisan ibu-ibu digampong Lamreung. Untuk mengetahui konteks kajian sosial keagamaan pada komunitas arisan ibu-ibu digampong Lamreung. Untuk mengetahui pengaruh komunitas arisan ibu-ibu Gampong Lamreung dalam kehidupan sosial keagamaan. Penelitian ini bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data yang meliputi; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah :ketua kelompok arisan 1 orang anggotanya 16 orang, masyarakat yang tidak mengikuti arisan 2 orang, anggota keluarga 1 orang, jumlah keseluruhan responden 19 orang. Teknik Analisis data deskripsi analitik. Hasil penelitian adalah faktor terbentuknya arisan terlihat dalam tiga pola, hal ini sesuai dengan tiga bentuk kapital yang ditawarkan oleh Bourdieu. Pertama, kapital ekonomi hal tersebut terlihat di pengumpulan dana. Kedua, kapital sosial kultural hal tesebut terlihat pada peserta arisan yang melakukan upaya penguatan kebudayaan dalam kehidupan keagamaan. Konteks kajian sosial keagamaan pada kegiatan arisan ibu-ibu Gampong Lamreung erat kaitannya dengan kapital kultural yang di cetuskan oleh Bourdieu, hal ini terlihat dari materi-materi pengajian yang diberikan dalam arisan. Ada empat tema pokok yang muncul yaitu larangan ghibah, memperbaiki diri agar dekat dengan Allah, puasa, zakat dan sedekah. Dua sisi pengaruh pada anggotanya: pengaruh positif dan negatif, dari sisi positif mereka membentuk jalinan interaksi (silaturrahmi) untuk menguatkan ikatan persaudaraan dan menghilangkan sekat perbedaan pendatang dengan penduduk asli. Sedangkan dari sisi negatif lahirnya kecemburuan sosial yang di sebabkan oleh perbedaan kelas antar individu dalam komunitas arisan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Husna Amin, M.Hum 2. Suarni, S.Ag, MA
Uncontrolled Keywords: Komunitas Arisan Ibu-Ibu, Kehidupan Sosial Keagamaan
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 307 Komunitas > 307.72 Komunitas Pedesaan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama
Depositing User: Husnalita -
Date Deposited: 02 Dec 2018 02:12
Last Modified: 02 Dec 2018 02:12
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/5870

Actions (login required)

View Item View Item
TOP