Penggunaan Tanah Pribadi untuk Pemanfaatan Māl ‘Uqār di Punge Blang Cut dalam Perspektif Haq Al-Murūr

Nurul Asmayani, 140102112 (2018) Penggunaan Tanah Pribadi untuk Pemanfaatan Māl ‘Uqār di Punge Blang Cut dalam Perspektif Haq Al-Murūr. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Penggunaan Tanah Pribadi untuk Pemanfaatan Māl ‘Uqār)
Nurul Asmayani.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Penggunaan Tanah Pribadi untuk Pemanfaatan Māl ‘Uqār)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (515kB) | Preview

Abstract

Pemanfaatan tanah pribadi di kalangan masyarakat Punge Blang Cut oleh perorangan maupun kelompok untuk keperluan apapun harus ada landasan haknya. Pemahaman di kalangan masyarakat terhadap haq al-murūr sangat kurang, sehingga banyak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam pemanfaatan tanah milik pribadi yang dapat menimbulkan kerugian yang besar dan mendzalimi pihak pemilik tanah tanpa ada ganti rugi terhadap besar kerugian yang dialaminya. tindakan pihak BPN langsung mengukur tanah tersebut tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu sehingga pemilik tanah tidak mengetahuinya. Pengukuran itu dilakukan untuk perluasan lorong menuju tanah kuburan keluarga dan kuburan ulama Tengku Balik Ayei yang harus dipelihara oleh pemerintah daerah. Namun pemilik tanah tetap mempertahankan tanahnya sehingga pemerintah desa memberikan sanksi hukum adat kepada warga yang enggan memfasilitasi tanahnya untuk kepentingan umum. Adapun masalah sebagai fokus penelitian yaitu bagaimana pemanfaatan tanah pribadi sebagai upaya mengakses tanah untuk kepentingan umum, serta tindakan pemerintah desa terhadap masyarakat yang enggan menfasilitasi tanah miliknya untuk pemanfaatan māl’uqār, dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pemanfaatan māl’uqār di Punge Blang Cut dalam perspektif haq al-murūr. Penulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis, pengumpulan data menggunakan library dan field research, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian Pada permasalahan ini haq al-murūr harus dihilangkan karena māl ‘uqār dimiliki oleh pemilik tanah secara sah sehingga pemerintah desa tidak boleh mengklaim bahwa lorong tersebut adalah milik desa. Haq al-murūr akan diberlakukan jika tidak kemudharatan kepada pemiliknya dan atas kerelaan kedua belah pihak. Namun dalam hal ini, tindakan pemerintah desa membawa kerugian besar dan termasuk pengambilan secara paksa, maka oleh karena itu haq al-murūr harus dihilangkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Armiadi, S.Ag, MA 2. Dr. M.Yusran Hadi, Lc., MA
Uncontrolled Keywords: Tanah Pribadi, Pemanfaatan Māl ‘Uqār, Haq Al-Murūr
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.232 Tanah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Nurul Asmayani
Date Deposited: 02 Dec 2018 03:43
Last Modified: 02 Dec 2018 03:43
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/5933

Actions (login required)

View Item View Item
TOP