Pengaruh Penggunaan Air Kelapa terhadap Pematahan Dormansi Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas) sebagai Penunjang Praktikum Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan

Nila Mulia Sari, 140207195 (2019) Pengaruh Penggunaan Air Kelapa terhadap Pematahan Dormansi Biji Jarak Pagar (Jatropha curcas) sebagai Penunjang Praktikum Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Tumbuhan Biji)
Nila Mulia Sari.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Tumbuhan Biji)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Biji jarak pagar (Jatropha curcas) termasuk biji yang mengalami dormansi, karena mempunyai kulit biji yang keras Salah satu cara untuk mematahkan dormansi pada biji jarak pagar yaitu dengan menggunakan air kelapa karena mengandung hormon pertumbuhan seperti sitokinin, auksin, dan giberelin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan air kelapa terhadap pematahan dormansi biji jarak pagar (Jatropha curcas), hasil pematahan dormansi biji jarak pagar (Jatropha curcas) dengan konsentrasi air kelapa yang berbeda terhadap perkecambahan biji jarak pagar (Jatropha curcas), dan hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjang praktikum mata kuliah Fisiologi Tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode RAK yang terdiri dari lima perlakuan menggunakan air kelapa muda dan lima perlakuan menggunakan air kelapa tua, masing-masing konsentrasi 0% (P0), 25% (P1), 50% (P2), 75% (P3) dan 100% (P4) dengan lima ulangan selama 2 minggu. Data dianalisis menggunakan ANAVA dan diuji lanjut Duncan. Parameter yang diukur yaitu potensi tumbuh dan daya kecambah pada biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air kelapa muda berpengaruh terhadap pematahan dormansi biji jarak pagar (Jatropha curcas) karena diperoleh nilai P-Value (0.000) < dari 0.05% atau Fhitung (36.385) > Ftable (3.01) untuk potensi tumbuh, dan nilai P-Value (0.000) < dari 0.05% atau Fhitung (17.688) > Ftable (3.01) untuk daya kecambah. Sedangkan penggunaan air kelapa tua tidak berpengaruh terhadap pematahan dormansi biji jarak pagar (Jatropha curcas) karena diperoleh nilai P-Value (0.322) > dari 0.05% atau Fhitung (1.250) < Ftable (3.01) untuk potensi tumbuh, dan nilai P-Value (0.736) > dari 0.05% atau Fhitung (0.500) < Ftable (3.01) untuk daya kecambah. Output hasil penelitian dibuat dalam bentuk modul praktikum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Nurasiah, S.Pd.I., M.Pd; 2. Khairun Nisa. S.Si., M.Bio
Uncontrolled Keywords: Biji Jarak Pagar (Jatropha Curcas), Dormansi, Air Kelapa
Subjects: 500 Sciences (Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika) > 570 Biology (Biologi, Ilmu Hayat) > 575 Bagian Spesifik dan sistem Fisiologi Pada Tumbuhan
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Biologi
Depositing User: Nila Mulia Sari
Date Deposited: 09 Apr 2019 02:57
Last Modified: 09 Apr 2019 02:57
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/6867

Actions (login required)

View Item View Item
TOP