Penelantaran Isteri Oleh Suami sebagai Sebab Perceraian (Studi Kasus Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan)

Bina Risma, 111209265 (2018) Penelantaran Isteri Oleh Suami sebagai Sebab Perceraian (Studi Kasus Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Penelantaran Istri)
Bina Risma.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas tentang Penelantaran Istri)
Form B dan Form D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (674kB) | Preview

Abstract

Penelantaran adalah setiap perbuatan dilakukan dengan membiarkan orang yang berada di bawah tanggungannya terbengkalai hidupnya, tidak terpelihara, tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya, serta membatasi gerak korban dengan tujuan mengendalikan kehidupan korban. Perceraian dalam situasi tertentu dianggap jalan keluar satu-satunya untuk meredamkan puncaknya suatu perselisihan, adanya perlakuan buruk dari suami seperti penganiaan, penghinaan, dan tindakan-tindakan lain yang membahayakan keselamatan dan keamanan isteri. Kurang memahami Untuk pembuktiannya harus terdapat sebab yang benar agar isteri dapat mengajukan gugatan perceraian. Salah satu penyebab perceraian adalah penelantaran yang dilakukan oleh suami terhadap isteri sehingga isteri menuntut perceraian di pengadilan. Namun hal ini terjadi di Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan dimana ada beberapa kasus penelantaran isteri oleh suami sebagai penyebab perceraian. Berdasaran kasus tersebut Skripsi ini meneliti tentang Penelantaran Isteri Oleh Suami Sebagai Sebab Perceraian. Adapun cara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Library research (Penelitian Pustaka), observasi serta dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui metode analisis deskriptif kualitatif . Adapun penyebab terjadinya penelantaran di Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan adalah Mabuk, Meninggalkan salah satu pihak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Cacat badan, Perselisihan dan pertengkaran terus menerus, Jiwa/Mental, Pihak ketiga, Tidak tanggungjawab dan Ekonomi. Adapun pertimbangan Hakim yang membolehkan Penelantaran sebagai alasan perceraian fakta adanya perselisihan dan pertengkaran sehingga tidak ada harapan untuk hidup rukun dalam rumah tangga, dapat dijadikan alasan untuk mengabulkan gugatan perceraian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : 1. Dr. Agustin Hanafi, Lc., MA; 2. Edi Yuhermansyah, LLM
Uncontrolled Keywords: Kunci: Penelantaran, Sebab, Perceraian
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat) > 2X4.33 Perceraian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Ilmu Hukum
Depositing User: Bina Risma
Date Deposited: 25 Apr 2019 09:58
Last Modified: 25 Apr 2019 09:58
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/7375

Actions (login required)

View Item View Item
TOP