Efektivitas Majelis Ṣulḥ dalam Memediasi Pertikaian Keluarga di Mahkamah Syari’ah Selangor

Azfar Naufal Bin Saiful Nizzam, 160101129 (2019) Efektivitas Majelis Ṣulḥ dalam Memediasi Pertikaian Keluarga di Mahkamah Syari’ah Selangor. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Efektivitas Majelis Ṣulḥ dalam Memediasi Pertikaian Keluarga di Mahkamah Syari’ah Selangor)
PDF DIGABUNG KESELURUHAN ISI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pertikaian sering terjadi dalam rumah tangga apabila melibatkan pasangan suami istri. Ia terjadi apabila salah satu pihak memaksa pihak lain menerima pendapat dan kehendaknya kemudian pihak ini terasa tergugat
engan pihak penggugat. Justru itu diwujudkan Majelis Ṣulḥ di Mahkamah Syari’ah dalam menyelesaikan pertikaian suami istri untuk mencari jalan kesepakatan. Rumusan dan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola yang di terapkan dan bagaimana efektivitas Majelis Ṣulḥ di Mahkamah Syari’ah Selangor. Metode dalam penelitan ini menggunakan metode kualitatif berarti penelitian yang menekankan pada kualitas suatu jasa. Penelitian kualitatif dieksplorasi dan diperdalam dari fenomena sosial atau
lingkungan sosial yang terdiri atas pelaku, kejadiaan, tempat dan waktu. Majelis Ṣulḥ adalah suatu majelis musyawarah di antara suami dengan istri dan di ketuai oleh Pegawai Ṣulḥ. Secara umumnya Ṣulḥ merupakan penyelesaian suatu pertikaian antara
pihak yang bertikai dalam suatu kasus dengan persetujuan bersama antara mereka
sendiri dan bukan diputuskan oleh pihak ketiga. Ṣulḥ merupakan salah satu kaedah
perdamaian yang efektif kepada pihak bertikai karena ia dapat menghematkan waktu
dan biaya selain pola persidangan yang sering berlanjut dan mengambil waktu yang
lama serta biaya yang tinggi. Pola yang diterapkan Majelis Ṣulḥ di Mahkamah
Syari'ah Selangor dapat membuktikan bahwa adanya efektivitas dalam mengurangi
peningkatan kasus tertunda yang mengikat Mahkamah Syari’ah selama ini.
Kesuksesan suatu kasus di Majelis Ṣulḥ juga disebabkan banyak bergantung kepada
pola yang diterapkan dan faktor pihak yang bertikai. Dengan ini dapat dibuktikan
bahwa kemampuan Mahkamah Syariah dapat dinaikkan melalui kasus tertunda yang
berhasil diselesaikan dan dapat menggubah persepsi masyarakat terhadap pihak
Mahkamah Syari’ah. Hasil kajian dapat disimpulkan bahwa penyelesaian secara Ṣulḥ
ini sangat dianjurkan karena dapat memuaskan hati pihak bertikai berbanding di
persidangan yang tidak dapat memberi kepuasan kepada pihak bertikai serta pola
yang diterapkan sangat efektif di Majelis Ṣulḥ karena penyelesaian di Majelis Ṣulḥ ini
adalah (win-win solution) tiada pihak yang kalah atau rugi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Hasanuddin Yusuf Adan, MCL Pembimbing II : Muhammad Iqbal, MM
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Mr Azfar Naufal Saiful Nizzam
Date Deposited: 18 Dec 2019 07:26
Last Modified: 18 Dec 2019 07:26
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/7555

Actions (login required)

View Item View Item
TOP