Rezeki Min Ḥaīthu Lā Yaḥtsīb Menurut Al Qur-an

Siti Latipah, 341303375 (2017) Rezeki Min Ḥaīthu Lā Yaḥtsīb Menurut Al Qur-an. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas tentang Rejeki)
Untitled.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
FROM B DAN FORM D.pdf

Download (658kB) | Preview

Abstract

Al-Qur’ān adalah kitab suci bagi umat islam yang memuat banyak pembicaraan, salah satunya ialah pembicaraan berkenaan dengan rezeki, disatu sisi Allah telah menjamin rezeki seluruh makhluk, disatu sisi Allah mengatakan Allah tidak akan merubah satu kaum sebelum ia menggubahnya, ada usaha yang dituntut, namun disisi lain Allah berjanji akan memberikan rezeki kepada orang yang bertakwa yaitu dengan memberikan rezeki min haitsu la yahtasib (rezeki dari arah ynag pernah dibayangkan). Dan disebutkan dalam al-Qur’ān sebanyak 130 kali. dalam kamus bahasa Indonesia rezeki memiliki arti segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan yang diberi oleh Allah yaitu makanan, nafkah sehari-hari, penghidupan, kesehatan, dan sebagainya. Dan kata min ḥaīthsu lā yaḥtasīb jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Sedangkan mufasir memberikan penjelasan secara umum dan berbeda, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam perlu dilakukan kajian terhadap kata rezeki min ḥaīthsu lā yaḥtasīb, sehingga dapat diketahui bagai mana hakikat rezeki min ḥaīthsu lā yaḥtasīb,dan bagaimana makna rezeki min ḥaīthsu lā yaḥtasīb menurut mufasir. Adapun metode yang digunakan penulis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dengan metode tahlili (Analitis) dan metode muqārin (komparatif/ perbandingan. Penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research),yaitu dengan mengumpulkan data kepustakaan dan menggunakan teknik analisis deksriptif terhadap material perpustakaan seperti buku-buku, kitab-kitab, mampu literatur yang mendukung penelitian. Data primer yang penulis gunakan antara lain ialah al-Qur’ān kita Tafsir Ibn Kathir, Tafsir al-Misbah, Tafsir al-Maraghi.. Sedangkan data sekunder, penulis menggunakan Kitab-kitab Tafsir, Kitab Hadits serta Buku-buku yang berkenaan dengan pembahasan rezeki min haithu lā yaḥtsīb. Tidak semua kitab tafsir menjelaskan kata rezeki min haithu lā yaḥtsīb, rezeki min haithu lā yaḥtsīb yang jika diterjemahkan yaitu rezeki dari arah yang tidak disangka, dan bahwasannya rezeki itu tidak datang dengan sendirinya mlainkan ada usaha didalamnya. Yang jika untuk mendapatkannya manusia harus bertakwa. Dengan mengerjakan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Zainuddin, M. Ag 2. Zuherni AB, M. Ag
Uncontrolled Keywords: Rezeki, Min Ḥaīthu Lā Yaḥtsīb, Al Qur-an
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X1 Al-Qur'an dan ilmu yang berkaitan
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Siti Latipah
Date Deposited: 26 Jun 2019 07:37
Last Modified: 26 Jun 2019 07:37
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/8372

Actions (login required)

View Item View Item
TOP