Pembiayaan Modal Usaha Ditinjau dari Fiqih Muamalah (Studi Kasus Pada PT. Sarana Aceh Ventura)

Hafiz Mubarraq Haridhi, 121310050 (2017) Pembiayaan Modal Usaha Ditinjau dari Fiqih Muamalah (Studi Kasus Pada PT. Sarana Aceh Ventura). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Skripsi)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Nama : Hafiz Mubarraq Haridhi
NIM : 121310050
Fakultas/Prodi : Syari’ah dan Hukum/ Hukum Ekonomi Syari’ah
Judul : Pembiayaan Modal Usaha Ditinjau Dari Fiqh Muamalah (Studi Kasus Pada PT. Sarana Aceh Ventura)
Tanggal Sidang : 31 Juli 2017
Tebal Skripsi : 69 halaman
Pembimbing I : Dr. Analiansyah, M. Ag.
Pembimbing II : Dr. Mizaj, Lc, LL.M

Kata kunci: Pembiayaan, Modal Usaha, Fiqh Muamalah

Kegiatan ekonomi yang terdiri dari produksi-distribusi-konsumsi tidak terlepas dari adanya permodalan umumnya dikenal dengan istilah investasi sebagai penopang utama terjadinya produksi. Oleh karena itu, banyak ditemui lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang permodalan dan memiliki sistem atau cara tersendiri dalam menyalurkan modal, seperti sistem permodalan yang dilakukan oleh PT. Sarana Aceh Ventura (PT. SAV). Perusahaan ini bergerak pada pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan pola bagi hasil, sistem ini mendekati kriteria-kriteria dalam akad pembiayaan modal usaha pada fiqh muamalah. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk pelaksanaan kegiatan pembiayaan modal usaha di PT. SAV dan bagaimana pandangan fiqh muamalah mengenai pembiayaan modal usaha yang dilakukan oleh PT. SAV. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan hukum normatif, khususnya pendekatan black latter law. Instrumen yang digunakan adalah observasi terstruktur. Hasil penelitian ditemukan bahwa kegiatan pembiayaan modal usaha dengan pola bagi hasil pada PT. SAV, terhadap pembagian atas hasil usaha, dilakukan dengan ditetapkannya sejumlah nominal tertentu pada awal perjanjian pembiayaan modal, dimana sejumlah nominal tersebut harus disetorkan oleh Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) sebagai pihak yang menerima modal, kepada PT. SAV pada waktu-waktu yang telah disepakati. Sedangkan dalam pembiayaan modal pada fiqh muamalah, terhadap pembagian atas hasil usaha dilakukan berdasarkan persentase tertentu yang telah disepakati di awal perjanjian antara pemberi modal dengan pengelola modal yang dilakukan dengan pola profit sharing atau revenue sharing. Ditinjau dari sistem pembiayaan modal pada fiqh muamalah, terhadap pembagian atas hasil usaha, dapat diketahui bahwasanya terdapat ketidaksamaan dengan apa yang dipraktekkan oleh PT. SAV. Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa PT. SAV, dalam pembagian atas hasil usaha, belum 100% menerapkan pola bagi hasil sebagaimana yang terdapat dalam fiqh muamalah yang pada dasarnya memiliki kesesuaian dengan apa yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 18 Tahun 2012 tentang Perusahaan Modal Ventura.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : I : Dr. Analiansyah, M. Ag. II : Dr. Mizaj, Lc, LL.M
Uncontrolled Keywords: Pembiayaan, Modal Usaha, Fiqh Muamalah
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mr. Hafiz Mubarraq Haridhi
Date Deposited: 29 Sep 2017 02:46
Last Modified: 18 Mar 2018 08:50
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/841

Actions (login required)

View Item View Item
TOP