Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Penimbangan Dalam Jual Beli Kelapa Sawit (Studi Kasus di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat)

Hayatul Ichsan, 140102146 (2019) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Penimbangan Dalam Jual Beli Kelapa Sawit (Studi Kasus di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktek Penimbangan Dalam Jual Beli Kelapa Sawit (Studi Kasus di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat))
SKRIPSI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB) | Preview

Abstract

Jual beli harus dilakukan secara suka sama suka, adil, jujur dan saling percaya, dan terhindar dari unsur-unsur penipuan, ketidakjelasan serta merugikan salah satu pihak. Sikap demikian dapat dibuktikan dengan menyempurnakan takaran dan timbangan. Pada jual beli kelapa sawit di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat, proses penimbangan sawit dan penentuan hasil timbangan ditentukan sendiri oleh pembeli tanpa melalui kesepakatan bersama dengan penjual. Sehingga dalam hal ini terjadi keterpaksaan bahwa penjual harus menerima sistem penimbangan yang ditetapkan oleh pembeli. Hal yang ingin diteliti adalah bagaimana praktek penimbangan dalam jual beli kelapa sawit di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktek penimbangan dalam jual beli kelapa sawit. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis, sumber pengumpulan data menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek penimbangan pada jual beli kelapa sawit di Pante Ceureumen Aceh Barat dilakukan secara sepihak oleh pembeli, baik dalam menentukan berat dan pengurangan keranjang timbang, pembulatan angka hasil timbangan sawit, jasa maupun keuntungan pembeli. Dalam tinjauan hukum Islam, praktek penimbangan pada jual beli kelapa sawit di Kecamatan Pante Ceureumen Aceh Barat belum sesuai dengan aturan-aturan yang ditetapkan. Dikarenakan adanya penerapan sistem penimbangan yang hanya dilakukan sepihak oleh pembeli, seperti pada proses penimbangan, pembulatan angka dan pengurangan hasil timbang. Hukum Islam melarang setiap transaksi jual beli yang mengandung unsur penipuan, ketidakjelasan, termasuk didalamnya kecurangan terhadap takaran dan timbangan. Praktek seperti ini mengakibatkan dampak yang sangat buruk dalam jual beli yaitu timbulnya ketidakpercayaan, dan Allah Swt memberikan ancaman yang berat terhadap perilaku mengurangi timbangan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Drs. Mohd Kalam Daud, M.Ag 2. Faisal Fauzan, SE, M.Si
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.21 Jual Beli (Murabahah)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Hayatul Ichsan Ichsan
Date Deposited: 04 Jul 2019 02:16
Last Modified: 04 Jul 2019 02:16
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/8536

Actions (login required)

View Item View Item
TOP