Pemanfaatan Māl ‘Uqār Untuk Pembangunan Jalan Ditinjau dalam Konsep Haq al-Murūr (Studi kasus gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar)

Syarifah Mustabsyirah, 140102101 (2019) Pemanfaatan Māl ‘Uqār Untuk Pembangunan Jalan Ditinjau dalam Konsep Haq al-Murūr (Studi kasus gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Pemanfaatan Māl ‘Uqār Untuk Pembangunan Jalan Ditinjau dalam Konsep Haq al-Murūr (Studi kasus gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar))
full syarifah skripsi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (3MB) | Preview

Abstract

Gampong Meunasah Papeun membutuhkan peningkatan infrastruktur khususnya pada pembangunan jalan, Namun sebagian masyarakat tidak memberikan lahannya untuk proses pembangunan jalan. Dalam Islam, harta tidak bergerak (Māl ‘uqār) yang dimiliki oleh seseorang baik berupa rumah, tanah maupun perpohonan terdapat hak bagi kepentingan umum yang harus dihibahkan atau diperjualbelikan. Pertayaan penelitian ini adalah pertama ; bagaimana kasus terkait Māl ‘uqār untuk pembangunan jalan kedua ; bagaimana tinjauan Yuridis tentang pemanfaatan tanah pribadi untuk kepentingan umum pada pembangunan jalan, ketiga ; bagaimana tinjauan konsep Haq al-Murūr mengatur Māl ‘uqār pada pembangunan jalan gampong Meunasah Papeun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis, teknik pengumpulan diperoleh dari penelitian lapangan yaitu melalui wawancara dan dokumentasi, serta data sekunder melalui penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus terkait Māl ‘uqār untuk pembangunan jalan gampong Meunasah Papeun tidak dapat terealisasikan, karena terdapat pihak terkait tidak menjual tanahnya. Permasalahannya disebabkan karena tidak adanya kesepakatan harga antara pemilik tanah dengan perangkat gampong. Tinjauan Yuridis tentang pemanfaatan tanah pribadi untuk kepentingan umum pada proses pembangunan jalan Gampong Meunasah Papeun dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum bahwa kegiatan penyediaan tanah dilakukan dengan cara memberikan ganti rugi yang layak dan adil kepada pihak yang berhak atas ganti rugi tersebut. Tinjauan konsep Haq al-Murūr terhadap Māl ‘uqār pada pembangunan jalan, seharusnya pihak-pihak terkait memberikan tanahnya untuk pembangunan jalan, dikarenakan jalan tersebut digunakan untuk kepentingan umum dan atas tanah yang dimiliki oleh masyarakat terdapat hak seluruh mukmin demi terjuwudnya kemaslahatan masyarakat umum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Edi Darmawijaya, S. Ag., M. Ag 2. Faisal Fauzan, S.E., M. SI., Ak., CA
Uncontrolled Keywords: Pembangunan Jalan, Māl ‘Uqār, Haq Al-Murūr
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.232 Tanah
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.246 Syuf'ah (Hak diutamakan Dalam Syirkah atau Sepadan Tanah)
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.2 Mu'amalat > 2X4.252 Wakaf
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.4 Hukum Waris (Faraid) dan Wasiat > 2X4.41 Harta Pustaka
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Syarifah Mustabsyirah Ifah
Date Deposited: 04 Jul 2019 02:19
Last Modified: 04 Jul 2019 02:19
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/8537

Actions (login required)

View Item View Item
TOP