Etika Ekonomi Islam Dalam Pemusnahanbarang Selundupan (Studi Terhadap Kasus Tahun 2016 Pada Kantor Bea Cukai Banda Aceh)

Cut Riska Gustiyani Aja, 150102185 (2018) Etika Ekonomi Islam Dalam Pemusnahanbarang Selundupan (Studi Terhadap Kasus Tahun 2016 Pada Kantor Bea Cukai Banda Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Etika Ekonomi Islam Dalam Pemusnahanbarang Selundupan (Studi Terhadap Kasus Tahun 2016 Pada Kantor Bea Cukai Banda Aceh))
SKRIPSI CUT RISKA GUSTIYANI AJA.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya Islam membolehkan segala sesuatu selama tidak ada dalil yang melarangnya. Begitu pula dengan kegiatan ekonomi, dalam Islam adanya larangan tabzir dan israf mengajarkan agar manusia bijak dalam menggunakan harta. Etika ekonomi Islam bertujuan baik guna menjaga nilai-nilai maqasid,salah satunya yaitu menjaga jiwa dengan memenuhi kebutuhan primer. Untuk memenuhi stok kebutuhan, perlu adanya transaksi baik dalam negeri maupun dengan negara lain, maka dari itu setiap transaksi sering adanya tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 pada bab X pasal 53 yang menyatakan setiap barang yang tidak sesuai dengan ketentuan atau selundupan harus dimusnahkan, namun di antara barang-barang selundupan tersebut kemungkinan ada yang masih bisa dimanfaatkan tetapi dalam ketentuan undang-undang harus dimusnahkan. Sedangkan dalam etika ekonomi Islam dilarang adanya perbuatan yang menyia-nyiakan barang yang bermanfaat serta halal.Masalah yang akan diteliti yaitu, pertama, bagaimana pandangan ekonomi Islam terhadap pemusnahan barang selundupan dan kedua, apakah dalam melakukan pemusnahan barang selundupan mempertimbangkan nilai ekonomi Islam. Metode penelitian yang diambil yaitu metodekualitatif-empiris, dengantekhnikpengambilan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama terkait dengan pandangan islam terhadap pemusnahan barang selundupan bahwa Islam memperbolehkan memusnahkan barang yang tidak bermanfaat serta membawa mudarat dan membahayakan, karena dalam Islam menjaga jiwa merupakan salah satu tujuan syara’ dan pemusnahan di sini tidak termasuk dalam pemborosan. Kedua, dalam proses pemusnahan barang selundupan yang dilakukan oleh Bea dan Cukai Banda Aceh telah sesuai dengan etika ekonomi Islam, karena barang yang dimusnahkan adalah barang yang tidak layak pakai. Harapan ke depan Bea dan Cukai Banda Aceh semakin ditingkatkan kinerjanya dan masyarakat semakin taat dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Prof. Dr. H. Mukhsin Nyak Umar, MA Pembimbing II : Dr. Jabbar Sabil, MA
Uncontrolled Keywords: Etika Ekonomi, Barang Selundupan, Pemusnahan
Subjects: 200 Religion (Agama) > 205 Etika Agama
200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X6 Sosial dan Budaya > 2X6.3 Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Cut Riska Gustiyani Aja Cut
Date Deposited: 23 Jul 2019 03:05
Last Modified: 23 Jul 2019 03:05
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9039

Actions (login required)

View Item View Item
TOP