Upaya Da'i dalam Menanggulangi Praktek Kesyirikan di Kecamatan Labuhanhaji Barat Kabupaten Aceh Selatan

Adis Saprina, 140403063 (2019) Upaya Da'i dalam Menanggulangi Praktek Kesyirikan di Kecamatan Labuhanhaji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Skripsi thesis, UIN Ar-raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text
Adis Saprina NIM 140403063.pdf

Download (41MB) | Preview

Abstract

Praktek kesyirikan adalah salah satu perbuatan yang menduakan Allah ataupun mempercayai selain Allah. Di Kecamatan Labuhanhaji Barat masih banyak masyarakat melakukan perbuatan seperti mempercayai takhayul bahkan melakukan praktek kesyirikan yaitu mengikat benang, mengalungkan jimat dan menjumpai orang pintar seperti peramal. Masyarakat mempercayai dengan melakukan praktek kesyirikan tersebut maka terhindar dari hal-hal jahat yang ingin mencelakainya. Adapun yang dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Labuhanhaji Barat adalah dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah. Maka dengan adanya upaya da’i dalam menanggulangi praktek kesyirikan di Kecamatan Labuhanhaji Barat dapat membantu masyarakat untuk menghilangkan kepercayaan terhadap kesyirikan dan membawa meraka untuk beriman kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran da’i dalam mengubah pola pikir masyarakat di Kecamatan Labuhanhaji Barat. Untuk mengetahui bagaimana strategi dan metode da’i dalam menanggulangi praktek kesyirikan di Kecamatan Labuhanhaji Barat. Untuk mengetahui Kendala da’i dalam menanggulangi Praktek kesyirikan di Kecamatan Labuhanhaji Barat. penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran da’i dalam mengubah pola pikir masyarakat yaitu dengan menyampaikan kebaikan dan mencegah dari keburukan kepada masyarakat agar masyarakat di Kecamatan Labuhanhaji Barat sadar akan dampak buruknya mempercayai atau melakukan praktek kesyirikan bagi masyarakat. adapun strategi yang dilakukan da’i yaitu membina dan menanamkan ilmu agama kepada masyarakat agar mengetahui apa yang diperintahkan dan yang dilarang oleh Allah dan metode yang digunakan da’i seperti dengan ceramah, membuat pengajian-pengajian, khutbah juma’at dan dengan memberikan contoh teladan yang berupa tindakan yang dapat dilihat langsung dan dirasakan perbedaan perubahan yang dilakukan oleh da’i. Kendala yang dialami da’i dalam menanggulangi praktek kesyirikan kurang anggaran dalam melakukan kegiatan dakwah, dan tidak keseriusan masyarakat labuhanhaji dalam menuntut ilmu saran dari penelitian ini dari pemerintahan gampong harus membantu da’i dalam melakukan kegiatan dakwah seperti membatu dalam memberikan sedikit anggaran kepada da’i.
Kata Kunci : Da’i, Praktek Kesyirikan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Fakhri, S.Sos, MA 2. Maimun Fuadi, S. Ag., M. Ag
Subjects: 200 Religion (Agama)
200 Religion (Agama) > 297 Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Manajemen Dakwah
Depositing User: Adis Saprina Adis
Date Deposited: 23 Jul 2019 03:04
Last Modified: 23 Jul 2019 03:04
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9040

Actions (login required)

View Item View Item
TOP