Penertiban Pedagang Kaki Lima (Studi Kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh Dalam Menata Kebersihan Kota)

Zulkardi, 431307337 (2019) Penertiban Pedagang Kaki Lima (Studi Kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh Dalam Menata Kebersihan Kota). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Penertiban Pedagang Kaki Lima (Studi Kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh Dalam Menata Kebersihan Kota))
Skripsi Full.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penertiban Pedagang Kaki Lima (Studi Kebijakan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam Menata Kebersihan Kota). Pedagang Kaki Lima atau PKL merupakan sebuah komunitas pedagang yang berjualan di badan jalan. Masalah utama dalam penelitian ini adalah masih terdapat pedagang kaki lima yang melanggar aturan yang terdapat di dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2007 Pemerintah Kota Banda Aceh tentang sistematika peraturan berkaitan pedagang kaki lima. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kebijakan pemerintah kota Banda Aceh dalam menertibkan PKL, dan mengganalisis peluang dan tantangan pemerintah kota Banda Aceh dalam menertibkan PKL. Penelitian ini bersifat kualitatif yang berbasis lapangan (Field Research) dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, dokumentasi dan observasi. Subjek dalam penelitian adalah PKL pasar Aceh dan pasar Peunayong dengan jumlah sampel masing-masing 5 orang. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kebijakan pemerintah kota Banda Aceh dalam menertibkan PKL sudah tepat dan sesuai dengan perundang undangan dan qanun. Hal ini dilakukan untuk menertibkan PKL agar tidak mengganggu pejalan kaki, jalan raya, dan ketertiban umum. Pemerintah juga sudah melakukan sosialisasi qanun melalui selebaran yang ditempel di pasar, media sosial dan website resmi Pemko Banda Aceh (http://www.jdih.bandaacehkota.go.id), dan bahwa secara langsung dimana petugas langsung menjumpai para PKL untuk mengumumkannya. Dalam menerapkan kebijakan pemerintah kota Banda Aceh yaitu tentang penerapan Qanun tentang penataan kota dari segi kebersihan kota mendapatkan peluang dan tantangan yang serius. Peluang pemerintah kota Banda Aceh dalam menertibkan PKL yaitu terlaksananya penerapan Qanun merupakan suatu keberhasilan Pemko Banda Aceh dalam menata kebersihan kota. Kota yang bersih dan indah merupakan dambaan semua kalangan. Tantangan-tantangan yang jauh lebih besar, yaitu berupa kesadaran masyarakat terhadap kebersihan. Namun itu semua dapat teratasi dengan saling bekerja sama antar kalangan. Tantangan terbesar lainnya adalah banyaknya PKL, sedangkan lokasi berjualan di pasar Aceh semakin hari semakin sempit, sehingga para PKL terpaksa berjualan di badan jalan dan emperan toko.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: 1. Dr. Jailani, M.Si 2. Raihan, S.Sos.I., MA
Uncontrolled Keywords: Penertiban, PKL, Kebijakan, Kebersihan.
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 307 Komunitas > 307.76 Komunitas Kota
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 360 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial) > 361 Masalah dan pelayanan kesejahteraan sosial pada umumnya > 361.6 Kegiatan pemerintah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Manajemen Dakwah
Depositing User: Zulkardi Ardi
Date Deposited: 24 Jul 2019 03:09
Last Modified: 24 Jul 2019 03:09
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9094

Actions (login required)

View Item View Item
TOP