Eksistensi Perempuan di Partai Lokal Kota Banda Aceh (Studi Kasus: Partai Aceh, Partai Nanggroe Aceh dan Partai Daerah Aceh)

Jamri, 140801007 (2018) Eksistensi Perempuan di Partai Lokal Kota Banda Aceh (Studi Kasus: Partai Aceh, Partai Nanggroe Aceh dan Partai Daerah Aceh). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Membahas Tentang Eksistensi Perempuan di Partai Lokal Kota Banda Aceh)
Form-B dan Form-D.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Membahas Tentang Eksistensi Perempuan di Partai Lokal Kota Banda Aceh)
Eksistensi Perempuan di Partai Lokal.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Dalam UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu pasal 245 dan pasal 246 ayat (2) yang mengatur keterwakilan perempuan dalam pencalonan minimal 30 persen dari daftar dan minimal 1 dari 3 nama balon harus perempuan. UUPA juga memandatkan dalam qanun No 3 Tahun 2008 pasal 4 (d) tentang pembentukan partai politik lokal bahwa menjadi kewajiban bagi partai lokal untuk memperhatikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Namun kenyataan UUD dan UUPA yang mengatur tentang keterwakilan perempuan ini hanya sebatas moral yang tidak mengikat atau hanya memenuhi kuota keterwakilan perempuan saja. Sehingga kedudukan perempuan di DPRK Banda Aceh tidak ada perubahan yang signifikan bahkan menurun keterwakilannya. Tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mendapatkan informasi dan data terhadap proses rekruitmen, kaderisasi dan strategi pemenangan terhadap kandidat perempuan DPW PA, PNA dan PDA kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, dokumentasi dan kepustakaan. Objek dalam penelitian ini adalah perwakilan pimpinan dan kepengurusan dari perempuan DPW PA, PNA dan PDA kota Banda Aceh, DCT perempuan pemilu 2019-2024, Akademisi dan Pengamat politik. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa DPW PA dan PNA kota Banda Aceh dalam proses rekruitmen dan kaderisasi masih menggunakan pendekatan kriteria partikaluristik, sedangkan PDA memprioritaskan pendidikan agama dan akademisi. Namun bila pendekatan-pendekatan tersebut tidak terpenuhi maka prosesnya hanya sebatas formalitas dalam memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan. Disisi lain, masyarakat masih kental budaya patriarki dan pemahaman agama tentang kedudukan perempuan di politik masih kaku, rigid dan statis yang merendahkan kedudukan mereka di banding kaum laki. Karenanya efek ketidakseriusan DPW PA, PNA dan PDA kota Banda Aceh dan kondisi sosial agama masyarakat yang tidak mendukung mengakibatkan tidak ada representatif perwakilan perempuan di DPRK kota Banda Aceh.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing 1. Dr. Muslim Zainuddin, M.S.I 2. Aklima, S.Fil, MA
Uncontrolled Keywords: Rekruitmen, Kaderisasi dan Strategis Pemenangan
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 320 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan > S1 Ilmu Politik
Depositing User: Jamri M. Suid
Date Deposited: 31 Jul 2019 02:30
Last Modified: 31 Jul 2019 02:30
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9255

Actions (login required)

View Item View Item
TOP