Relasi Patron Klien Buruh Nelayan Dengan Toke Ikan Di Desa Pasie Kuala Ba’u Kabupaten Aceh Selatan

Sarijah, 140305080 (2018) Relasi Patron Klien Buruh Nelayan Dengan Toke Ikan Di Desa Pasie Kuala Ba’u Kabupaten Aceh Selatan. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Relasi Patron Klien Buruh Nelayan Dengan Toke Ikan Di Desa Pasie Kuala Ba’u Kabupaten Aceh Selatan)
SKRIPSI FULL REVISI 3X.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (13MB) | Preview

Abstract

Relasi patron klien merupakan suatu interaksi sosial masing-masing aktor melakukan hubungan timbal balik. Hubungan patron klien adalah hubungan antar dua orang yang sebagian besar melibatkan persahabatan instrumental, di mana seseorang yang lebih tinggi sosial ekonominya (patron) menggunakan pengaruh dengan sumber daya yang dimilikinya kepada orang yang lebih rendah kedudukannya (klien). Dalam hubungan buruh nelayan dengan toke ikan terjadinya hubungan timbal balik antara patron dengan klien. Toke sangat berperan penting pada usaha penangkapan ikan menunjukkan bahwa toke bertindak sebagai patron yang memiliki modal, kekuasaan, status, wewenang dan pengaruh terhadap buruh nelayan. Sedangkan buruh nelayan diposisikan sebagai klien yang menjadi bawahan dari patron. Pola hubungan patron klien ini merupakan individu atau kelompok yang tidak sederajat, klien kedudukannya lebih rendah sedangkan patron kedudukannya lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola relasi antara buruh nelayan dengan toke ikan terhadap kehidupan buruh nelayan, dan juga untuk mengetahui dampak pola relasi buruh nelayan dengan toke ikan terhadap buruh nelayan di Gampong Pasie Kuala Ba’u Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan patron klien buruh nelayan dengan toke ikan yang terdapat di Gampong Pasie Kuala Ba’u, terjadinya hubungan timbal balik antara patron dengan klien, artinya toke menanamkan jasa kepada buruh nelayan dengan menyediakan modal, memberikan alat tangkap yang lengkap seperti jaring, perahu, memberi pinjaman uang dan lainnya, karena buruh nelayan merasa “hutang budi”, maka buruh nelayan membalas jasanya dengan cara semua hasil tangkapan diserahkan kepada toke. harga ikan diambil kadang kala lebih rendah dari harga pasar dan tidak akan dijual ke toke yang lain. Harga tidak pernah ditentukan oleh buruh nelayan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Firdaus, M. Hum, M. Si. Pembimbing II : Nurlaila, M. Ag.
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302 Interaksi sosial > 302.5 Hubungan individu dengan masyarakat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Sosiologi Agama
Depositing User: Sarijah Sarijah
Date Deposited: 28 Aug 2019 01:47
Last Modified: 28 Aug 2019 01:47
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9613

Actions (login required)

View Item View Item
TOP