Manajemen Kearsipan Pada Pondok Pesantren Modern Babun Najah Banda Aceh

Selfia Hardi Yanti, 140206132 (2019) Manajemen Kearsipan Pada Pondok Pesantren Modern Babun Najah Banda Aceh. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Manajemen Kearsipan Pada Pondok Pesantren Modern Babun Najah Banda Aceh)
Skripsi Full_Sevia Hardi Yanti.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (9MB) | Preview

Abstract

Kearsipan merupakan kumpulan catatan atau rekaman dari setiap kegiatan organisasi. Arsip mempunyai peranan yang sangat penting bagi kelancaran administrasi lembaga pendidikan (pesantren), untuk itu arsip sangat penting untuk dirawat karena akan berguna dalam jangka panjang. Permasalahan dalam penelitian ini antara lain peminjaman arsip belum menggunakan kartu pinjam, tidak adanya penulisan secara khusus pada buku peminjaman, kurangnya pemahaman pengelola arsip dalam menjalankan prosedur yang baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajemen kearsipan, kendala manajemen kearsipan, dan solusi terhadap kendala manajemen kearsipan pada Pondok Pesantren Modern Babun Najah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah Wakil Pimpinan Pesantren, Kepala Tata Usaha Pesantren dan 2 orang Staf Tata Usaha Pesantren. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kearsipan pada Pondok Pesantren Modern Babun Najah Banda Aceh meliputi pertama, proses perencanaan dilaksanakan ketika rapat (1) merencanakan ketertiban arsip; (2) kelengkapan sarana prasarana; dan (3) kecepatan dalam menemukan arsip. Kedua, proses pengorganisasian dilakukan sesuai dengan kondisi dan situasi. Ketiga, proses pelaksanaan arsip (1) sistem penyimpanan arsip menggunakan abjad dan tanggal atau tahun; (2) peminjaman arsip dilakukan dengan cara pengambilan arsip, penyerahan arsip, pengkopian arsip dan pengembalian arsip; (3) pemeliharaan arsip dilakukan dengan membersihkan ruangan arsip; dan (4) penyusutan arsip dilakukan dengan pemindahan arsip keruangan yang lain. Keempat, proses pengawasan arsip dilakukan minimal 2 bulan atau maksimal persemester. Kendala manajemen kearsipan, pertama, kurangnya pemahaman staf tata usaha dalam manajemen kearsipan. Kedua, terbatasnya sarana prasarana manajemen kearsipan. Solusi terhadap kendala manajemen kearsipan, pertama, mengikutsertakan staf tata usaha pada kegiatan pelatihan pengembangan bidang kearsipan. Kedua, petugas arsip melakukan penyeleksian arsip berdasarkan klasifikasi arsip yang penting dengan arsip yang kurang penting untuk diletakkan di dalam lemari dan dipindahkan keruangan yang lain.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Dr. Basidin Mizal, M.Pd Pembimbing II : Mumtazul Fikri, MA
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Kearsipan, Pondok Pesantren Modern
Subjects: 000 Computer Science, Information and System > 020 Ilmu Perpustakaan dan Informasi > 021 Hubungan Perpustakaan, arsip, pusat informasi > 021.7 Promosi Perpustakaan, Arsip, Pusat Informasi
600 Technology (Applied Sciences) > 650 Management & Public Relations (Manajemen dan Humas) > 658 Manajeman Umum > 658.3 Manajemen Personalia (Manajemen Sumber Daya Manuasia)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Selfia Hardi Yanti Selfi
Date Deposited: 04 Sep 2019 08:25
Last Modified: 04 Sep 2019 08:25
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9647

Actions (login required)

View Item View Item
TOP