Konsep Etika Menurut Franz Magnis-Suseno

Ipel Gunadi, 321002837 (2017) Konsep Etika Menurut Franz Magnis-Suseno. Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

[img]
Preview
Text (Konsep Etika Menurut Franz Magnis-Suseno)
PDF DIGABUNG KESELURUNAN ISI.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (6MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul konsep etika menurut Franz Magnis-Suseno. Penelitian ini dilakukan untuk melihat konsep etika menurut Franz Magnis-Suseno. Menurut Suseno etika sangat diperlukan dalam kehidupan manusia karena etika membicarakan tentang perilaku manusia, dan juga tentang arti baik dan buruk, serta menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia kepada manusia lainnya. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research), dengan teknik pengumpulan data adalah teknik dokumenter melalui peninggalan tertulis. Analisis data dilakukan dengan deskriptif analisis. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana konsep etika menurut agama; (2) Bagaimana konsep etika menurut Franz Magnis-Suseno. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konsep etika menurut agama adalah tidak ada pemisahan nilai-nilai etis atau moral dari nilai-nilai hukum. Etika dalam agama Islam mengatur moral dan nilai hukum dalam syari’ah Islam yang dikelompokkan ke dalam lima kategori: perintah keras (wajib), perintah lunak (sunnah), larangan keras (haram), larangan lunak (makruh), dan kebebasan (mubah), masing-masing diberi sanksi berupa hukuman tertentu. Secara teoritik, etika agama Islam bersumber pada sistem nilai ketuhanan, namun tidak mengabaikan sistem nilai manusiawi selama sistem nilai manusiawi tersebut tidak bertentangan dengan sistem nilai ketuhanan. Ajaran etika dalam agama Hindu juga memiliki kedudukan yang amat penting. Ajaran moralitas dalam agama Hindu menuntun umat manusia senantiasa untuk berbuat baik dan benar, menghindari diri dari perbuatan salah dan tidak benar. Sedangkan etika Kristen merupakan suatu tindakan yang bila diukur secara moral dianggap baik, sehingga segala sesuatu yang dikehendaki oleh Allah maka itulah yang baik; 2) Konsep etika menurut Franz Magnis-Suseno bahwa siapapun hendaknya bersikap baik hati, dengan tidak memandang warna kulit, suku, budaya dan agama. Dengan kerangka berpikir seperti itu, moralitas manusia menemukan kesadaran akan hak-hak asasi setiap orang sebagai manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag Pembimbing II : Firdaus, M.Hum, M.Si
Subjects: 200 Religion (Agama) > 205 Etika Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > S1 Ilmu Ilmu Perbandingan Agama
Depositing User: S.Ag ipel gunadi ipel
Date Deposited: 10 Sep 2019 04:23
Last Modified: 10 Sep 2019 04:23
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9807

Actions (login required)

View Item View Item
TOP