Peranan Guru Bimbingan Konseling Dalam Proses Belajar Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di SLB Labui)

Elma Julita, 140213013 (2019) Peranan Guru Bimbingan Konseling Dalam Proses Belajar Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di SLB Labui). Skripsi thesis, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
Text (Peranan Guru Bimbingan Konseling Dalam Proses Belajar Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di SLB Labui))
REVISI SKRIPSI A4.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Bimbingan diberikan untuk anak berkebutuhan khusus supaya mereka lebih mengenal dirinya, menerima dirinya sesuai keadaannya, mengenal kelemahannya, dan mereka dapat mengarahkan dirinya sesuai dengan kemampuannya. Penelitian ini menekankan pada anak tunarungu, hal ini disebabkan karena anak tunarungu mengalami berbagai kesulitan dan mempunyai masalah utama yaitu hambatan dalam berkomunikasi. Melalui peran guru bimbingan konseling dalam proses belajar terhadap anak berkebutuhan khusus diharapkan dapat meningkatkan dan memotivasi siswa kearah yang lebih baik lagi, khususnya anak-anak yang sedang menjalin proses pendidikan di sekolah SLB Labui Banda Aceh. Pertanyaan penelitian dalam skripsi ini adalah apa peranan guru bimbingan konseling dalam menangani anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar, Bagaimana Upaya-upaya yang dilakukan guru bimbingan konseling untuk menangani anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar dan apa kendala-kendala yang terjadi dalam proses belajar anak berkebutuhan khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru bimbingan konseling dalam menangani anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar, untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan guru bimbingan konseling terhadap anak berkebutuhan khusus dalam proses belajar dan untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi dalam proses belajar anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian data tersebut dianalisis melalui deskripsi, deskriptif adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala dan peristiwa. Hasil penelitian ini menujukan bahwa dalam pelaksanaan proses belajar siswa SLB Labui tidak memenuhi hambatan dan kendala yang sulit, karena sebagian siswa dalam proses belajar sudah ada yang meningkat dan sudah ada siswa yang bisa mandiri, walaupun sebagian kecil masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dari awal, kemampuan guru dalam proses mengajarkan juga sudah cukup baik dan berbagai upaya telah dilakukan guru kepada anak berkebutuhan khusus agar siswa berkebutuhan khusus dapat meningkatkan proses belajar sesuai dengan yang diharapkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing I : Masbur M.Ag Pembimbing II : Mahdi M. Ag
Uncontrolled Keywords: Peranan Guru, Bimbingan Konseling, Proses Belajar, Anak Berkebutuhan Khusus
Subjects: 300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.4 Bimbingan dan Penyuluhan
300 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 370 Education (Pendidikan) > 371 Sekolah dan Aktivitasnya: Pendidikan luar biasa > 371.9 Pendidikan Luar biasa
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > S1 Pendidikan Kimia
Depositing User: Elma Julita Juli
Date Deposited: 17 Sep 2019 03:45
Last Modified: 17 Sep 2019 03:45
URI: https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/9961

Available Versions of this Item

  • Peranan Guru Bimbingan Konseling Dalam Proses Belajar Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di SLB Labui). (deposited 17 Sep 2019 03:45) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item
TOP