Ainaya Sabita, 210401004 (2025) Representasi Citra Islam Dalam Film Makmum. Other thesis, Uin ar-raniry.
SKRIPSI AINAYA SABITA REPOST BAB 1.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
SKRIPSI AINAYA SABITA REPOST.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji representasi citra Islam dalam film horor "Makmum", yang seringkali menggambarkan hubungan supranatural dengan agama dan memicu perdebatan publik akibat potensi stereotip atau interpretasi keliru. Film ini secara eksplisit merujuk pada simbol-simbol keislaman, dan praktik ibadah seperti shalat. Menimbulkan simbol Islam memengaruhi persepsi penonton dan berpotensi menciptakan ketakutan tidak masuk akal terhadap ibadah umat Islam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis film "Makmum" menggunakan semiotika Roland Barthes untuk memahami pesan dan makna yang disampaikan, khususnya representasi citra Islam melalui tanda denotatif, konotatif dan mitos, proses signifikasi simbol keislaman. Penelitian ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Data primer berupa rekaman video film "Makmum" dan gambar adegan relevan dipilih secara sistematis melalui analisis isi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tanda-tanda visual, audio, dan aksi/praktik keagamaan, kemudian mengurai makna denotatif, konotatif, hingga mengungkap mitos yang terbentuk dari interaksi tanda-tanda tersebut. Hasil penelitian menunjukkan film "Makmum" cerdik memanfaatkan simbol dan atribut Islami (mukena, salat) untuk membangun konotasi horor mendalam, seringkali dengan mendistorsi kesakralan ibadah. Penggambaran inkonsistensi karakter dalam praktik keagamaan dan representasi entitas gaib yang mengganggu ibadah dapat menimbulkan interpretasi yang keliru di kalangan masyarakat awam yang memiliki pemahaman agama yang masih lemah. Hal ini berpotensi menyebabkan kesalahpahaman atau bahkan ketakutan terhadap ibadah yang sakral seperti salat. Implikasinya, film ini membangun mitos bahwa ibadah dapat menjadi sumber ketakutan. Mitos-mitos ini bekerja secara ideologis, memengaruhi persepsi penonton tentang Islam di luar konteks hiburan semata.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | 200 Religion (Agama) 700 Arts and Recreation > 790 Sports, Recreational and Performing Arts (Olah Raga dan Seni Pertunjukan) |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Ainaya Sabita |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 02:59 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 02:59 |
| URI: | http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/49837 |
