Pengubahan Nasab Anak Angkat Dalam Kartu Keluarga (Studi Kasus Desa Marihat Butar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara)

Ade Khoirunnisa, 220101005 (2026) Pengubahan Nasab Anak Angkat Dalam Kartu Keluarga (Studi Kasus Desa Marihat Butar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara). Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah dan Ahwal Syakhsiyyah, 8 (4). pp. 1-14. ISSN 2808-2303 (Submitted)

[thumbnail of Fenomena pengubahan nasab anak angkat dalam kartu keluarga oleh orang tua angkat] Text (Fenomena pengubahan nasab anak angkat dalam kartu keluarga oleh orang tua angkat)
Pengubahan Nasab Anak Angkat dalam Kartu Keluarga (2).pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution.

Download (958kB)

Abstract

Praktik pengubahan nasab anak angkat dalam Kartu Keluarga (KK) di Desa Marihat Butar yang dilakukan tanpa penetapan pengadilan menciptakan kesenjangan antara realitas administratif dan kepatuhan terhadap hukum positif dan hukum Islam. Penelitian ini berangkat dari kurangnya analisis yang mengintegrasikan dampak ganda yuridis dan syar’I dari praktik ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsekuensi yuridis dari pengubahan nasab anak angkat secara tidak prosedural tersebut, dengan memeriksa dampaknya terhadap status administrasi kependudukan serta hak-hak keperdataan anak dalam tinjauan hukum Islam. Penelitian lapangan kualitatif ini menggunakan pendekatan teori hukum normatif dan konsep administrasi kependudukan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5 pasangan orang tua angkat, dan dianalisis secara deskriptif-analitis. Penelitian menyimpulkan bahwa praktik ini menimbulkan dualisme hukum. Dalam perspektif hukum Islam, hal tersebut berakibat pada terputusnya hak waris, hubungan mahram, dan nasab yang sah dari orang tua kandung. Sementara dalam hukum positif, tindakan ini menciptakan inkonsistensi antara dokumen kependudukan dan fakta biologis, yang berpotensi menimbulkan masalah dalam pelayanan publik dan status keperdataan anak. Temuan penelitian mengungkap urgensi sosialisasi dan penegakan hukum yang tegas mengenai prosedur pengangkatan anak yang sah, serta perlunya integrasi database administrasi kependudukan dengan putusan pengadilan untuk mencegah penyimpangan serupa.

Item Type: Article
Subjects: 200 Religion (Agama) > 297 Islam > 2X4 Fiqih > 2X4.3 Hukum Perkawinan (Munakahat)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > S1 Hukum Keluarga
Depositing User: Ade Khoirunnisa
Date Deposited: 07 Jan 2026 03:18
Last Modified: 07 Jan 2026 03:18
URI: http://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/52640

Actions (login required)

View Item
View Item